Pembunuh Pensiunan TNI AL Belum Terungkap, Ini Kendala yang Dihadapi Polisi

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polisi masih belum dapat mengungkap kasus pembunuhan purnawirawan TNI AL, bernama Hunaedi (82). Padahal, kepolisian telah melakukan olah TKP, memeriksa CCTV hingga meminta keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, ada sejumlah kendala yang dihadapi jajarannya dalam pengungkapan kasus ini. Salah satunya adalah, belum ditemukannya barang bukti berupa pisau, yang digunakan menghabisi nyawa korban.

“Ini karena kita harus memastikan, senjata pun dia (pelaku) tidak tinggalkan di TKP kan. Pisaunya dia bawa terus,” ujar Indra di Jakarta, Selasa (10/4).

Selain itu, kata Indra, ada kendala lain yang juga dihadapi pihak kepolisian. Pasalnya, kondisi di sekitar tempat kejadian sepi dan keberadaan CCTV yang minim.

Namun Indra yakin, pihaknya akan dapat mengungkap kasus pembunuhan yang cukup sadis ini. Oleh karenanya, pihak kepolisian masih akan terus menggali keterangan dari para saksi.

“Insya Allah kita tetap terus cari saksi-saksi mata yang melihat yang bersangkutan sedang berada di situ sebelum, mungkin saat kejadian juga, kita sedang dalami. Insya Allah mudah-mudahan seizin Allah SWT ini bisa terungkap,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai temuan sidik jari di lokasi kejadian, yang diduga milik pelaku, Indra enggan berkomentar. Pasalnya, saat ini pihak Labfor belum memberikan hasil terkait sidik jari tersebut.

“Kalau itu teknis ya, lagi kita dalami. Mungkin itu nanti hasilnya labfor itu dengan identifikasi kita,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hunaedi tewas di rumahnya di Komplek TNI AL, Pondok Labu, pada Kamis (5/4) malam. Hunaedi, yang juga pensiunan TNI AL ini diduga tewas saat berduel dengan perampok yang mendatangi rumahnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak lama setelah kejadian. Namun karena cuaca yang gerimis, polisi rencananya akan kembali melakukan olah TKP.

“Karena cuaca tadi malam itu gerimis dan hujan, kemungkinan nanti akan dilakukan olah TKP kembali. Kita nanti akan runut dari TKP tersebut,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/4).