FBI Geledah Kantor Pengacara Pribadi AS 1

Michael Cohen Pengacara Pribadi Donald Trump. Foto Reuters
Michael Cohen Pengacara Pribadi Donald Trump. Foto Reuters

Washington,Sayangi.com- Lembaga FBI menggerebek kantor Rockefeller Center dan kamar hotel Park Avenue dari pengacara pribadi Presiden Trump, Michael D. Cohen. Penggerebekan dilakukan pada Senin pagi (9/4) waktu setempat.

Penggerebakan tersebut menyita catatan bisnis, email dan dokumen yang berkaitan dengan beberapa topik. Termasuk dokumen yang berkaitan dengan Stormy Daniels, seorang aktris dan sutradara film dewasa yang mengaku terlibat hubungan gelap dengan Trump pada tahun 2006 lalu.

Mendengar hal tersebut Trump kemudian melemparkan kecaman keras atas penggeledahan. Trump menyatakan apa yang dilakukan oleh FBI sangat memalukan dan merupakan “serangan” terhadap AS. Ia menuduh para jaksa melakukan “perburuan penyihir”.

Meskipun dia bersikeras dia tidak peduli dengan apa yang mungkin ditemukan oleh FBI tetapi kemarahan Trump diungkapkan Gedung Putih. Trump menyatakan soal pengeledahan sebelum bertemu dengan komandan militer senior guna membahas tentang potensi serangan rudal ke Suriah.

Dilansir dari nytimes Rabu, (11/4) tidak jelas bagaimana FBI memasuki kantor Cohen. Namun agen FBI memiliki surat perintah penggeledahan dan biasanya akan mempresentasikannya kepada personel kantor agar diizinkan masuk.

Para jaksa memperoleh surat perintah penggeledahan setelah menerima rujukan dari penasihat khusus dalam penyelidikan Rusia, Robert S. Mueller III. Pengacara Cohen, menyebut pencarian itu “benar-benar tidak pantas dan tidak perlu.”

Pencarian tampaknya tidak secara langsung terkait dengan penyelidikan Mueller, tentang upaya Rusia untuk mempengaruhi pilpres tahun 2016 lalu. ATaupun potensi kolusi antara tim kampanye Trump dengan apa yang disebut tim populer.

Namun penggeldahan terkhadap kantor Cohen kemungkinan besar pencarian yang dihasilkan dari informasi yang ditemukan yang diberikan kepada jaksa di New York.