Polri Ajak Masyarakat Turut Mengawasi Tiap Informasi yang Ada di Facebook

Brigjen Pol Muhammad Iqbal akan menempati pos barunya sebagai Wakapolda Jawa Timur.

Jakarta, Sayangi.com – Polri bersama Kementerian Informasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama menangani kasus kebocoran data Facebook. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal berjanji, akan menangani kasus ini dengan serius.

Apalagi, kata Iqbal, ini bukan kali pertama Facebook membuat kegaduhan di dunia. Sebelumnya, beberapa kasus seperti konflik Rohingya juga diperparah dengan informasi dari Facebook.

Hingga saat ini, lanjut Iqbal, penyidik kepolisian belum mengambil keterangan dari pengguna yang merasa datanya disalahgunakan. Oleh karena itu, Polri mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan dengan bocornya data di Facebook, untuk melapor ke polisi.

“Polri mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri, bagi siapapun yang menerima pemberitahuan langsung dari Facebook agar menjelaskan pengalaman pribadinya secara langsung sebagai saksi,” ujar Iqbal di Jakarta, Senin (16/4).

Iqbal juga menjelaskan, Polri belum dapat menentukan ada tidaknya tindak pidana dalam kebocoran data Facebook. Nantinya, Polri berencana mengadakan pertemuan dengan perwakilan Facebook di Indonesia, guna mendapati keterangan dan konfirmasi akan isu yang meresahkan masyarakat ini.

“Karena sesuai dengan fungsinya sebagai media sosial yang dengan cepat dapat menyebarkan informasi tanpa batasan wilayah dan waktu. Polri maupun Kemenkominfo turut mengkhawatirkan, jika Facebook dijadikan alat utama demi kepentingan individu untuk melakukan perbuatan tidak bertanggung jawab,” paparnya.

Lebih jauh mantan Kapolrestabes Surabaya ini juga mengatakan, saat ini Kemenkominfo selaku regulator belum menentukan apa bentuk tindakan yang akan diberikan kepada Facebook. Sejauh Facebook dapat memenuhi standar yang berlaku sesuai norma, etika dan adat istiadat yang ada di Indonesia, maka keberadaannya akan tetap terjamin di Indonesia.

“Polri maupun Kemenkominfo bersama-sama mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian pengawasan dari setiap informasi yang ada di media sosial Facebook,” pungkasnya.