Terdapat 1.082 Pendaftar Calon Anggota DPD RI Tahun 2019, Terbanyak di Jawa Barat

Ilustrasi Pemilu (ist)

Jakarta, Sayangi.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melakukan pengawasan terhadap pendaftaran pencalonan perseorangan pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Daerah tahun 2019. Pengawasanyang dilakukan Bawaslu adalah penyerahan dokumen persyaratan dukungan perseorangan calon Peserta Pemilu anggota DPD dari KPU Provinsi/KIP Aceh.

“Terdapat 1.082 bakal calon perseorangan yang melakukan pendaftaran dengan menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan peserta Pemilu Anggota DPD,” ujar pihak Bawaslu RI dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (30/4).

Adapun, dari hasil pengawasn yang dilakukan Bawaslu, bakal calon terbanyak yang melakukan pendaftaran terdapat di Jawa Barat (76 orang), Sulawesi Tenggara (68 orang) dan Nusa Tenggara Timur (45 orang).

Sementara, provinsi dengan pendaftar paling sedikit yaitu sebanyak 15 pendaftar terdapat di Bengkulu, Kepulauan Riau dan Jogjakarta.

“Dari 1.082 bakal calon perseorangan, terdapat 925 bakal calon laki-laki (85 persen) dan 157 bakal calon perempuan (15 persen). Bakal calon perempuan terbanyak terdapat di Sumatera Selatan (16 dari 24 orang), Kalimantan Tengah (9 dari 21 orang) dan Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Gorontalo (8 orang). Terdapat dua propinsi yang tidak ada bakal calon perempuan yaitu di Kepulauan Riau dan Sulawesi Tengah,” ungkap keterangan tersebut.

Kemudian, dari 1.082 bakal calon perseorangan tersebut, terdapat 994 orang (93 persen) yang diterima pendaftarannya dengan Tanda Terima (TT), 80 orang (8 persen) tidak diterima dan 8 masih dalam proses pemeriksaan berkas.

Terhadap 80 orang yang tidak diterima secara umum disebabkan oleh tidak terpenuhinya jumlah syarat dukungan dan tidak sesuainya  jumlah antara dokumen hardcopy dan softcopy yang disampaikan.

“Terhadap 8 bakal calon yang masih pemeriksaan berkas terdapat kendala di Papua dalam memasukkan data dalam Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) terutama di Sarmi, Jayapura dan Kota Jayapura,” tambah keterangan itu.

Terhadap 80 bakal calon yang tidak diterima pandaftarannya, terdapat di Banten (11 bakal calon), Jawa Barat (9 bakal calon), Lampung dan Papua Barat (6 bakal calon), Sumatera Selatan dan Kalimantan Utara (5 bakal calon).

“Di Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara (4 bakal calon), Aceh, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur (3 bakal calon), Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jawa Tengah dan Maluku Utara (2 bakal calon) serta Kalimantan Tengah, Sumawesi Utara dan Sulawesi Selatan (1 bakal calon),” demikian keterangan Bawaslu.