Demo Rusuh di Yogyakarta, Polisi Telah Tetapkan 12 Tersangka

Demo rusuh saat peringatan May Day di Yogyakarta, Selasa (1/5) lalu.

Jakarta, Sayangi.com – Sebanyak 69 orang diamankan oleh Polda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta terkait pembakaran pos polisi di simpang Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Unjuk rasa yang terjadi bertepatan dengan May Day, Selasa (1/5) lalu, berlangsung ricuh dan berakhir dengan pembakaran pos polisi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, dari 69 orang yang diamankan, terdapat sebanyak 59 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Saat ini polisi tengah melakukan pendalaman, terkait apa peran 69 orang tersebut.

“Sekarang sedang dalam pendalaman oleh kepolisian setempat,” ujar Setyo di PTIK, Jakarta, Kamis (3/5).

Sampai saat ini, kata Setyo, pihak kepolisian telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka pembakaran pos polisi. Namun ia belum dapat memastikan, apakah para tersangka merupakan mahasiswa atau bukan.

“Kemudian kita ingin lihat identitas mereka, apakah betul-betul mahasiswa atau bukan. Kalau mahasiswa, kita akan koordinasikan dengan pihak universitasnya,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kapolda DI Yogyakarta Brigjen Pol Ahmad Dhofiri, saat May Day sejumlah orang yang mengaku dari kalangan mahasiswa tersebut telah menyiapkan banyak bom molotov. Selain itu, mereka juga melakukan pemblokiran di Jalan lintas Solo Yogyakarta.

“Mereka melempar pos polisi dengan bom molotov, dan siapkan bom molotov banyak. Ngakunya mahasiswa, mereka siapkan bom molotov,” kata Dhofiri.