Terdapat Luka Gorok di Leher Jenazah Anggota Polri yang Gugur di Mako Brimob

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol M. Iqbal. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol M. Iqbal mengatakan, lima anggota Polri yang gugur saat insiden di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok merupakan putra terbaik Polri. Seperti diketahui, telah terjadi kerusuhan di Rutan Mako Brimob pada Selasa (8/5) malam.

Menurut Iqbal, kondisi kelima anggota Polri yang gugur sangat mengenaskan. Mereka mengalami luka akibat senjata tajam dan ada yang mengalami luka tembak di kepala.

“Mayoritasnya terdapat luka senjata tajam di leher dan luka itu sangat dalam. Sementara itu, ada juga satu orang yang luka di kepala akibat tembakan dan ada juga luka di dada kanan,” jelasnya.

Lebih jauh Iqbal menuturkan, mayoritas korban juga mengalami luka bacok di sekujur tubuh. Apa yang dilakukan para narapidana ini telah melewati batas-batas kemanusiaan.

“Mereka yang gugur itu, terdapat luka disekujur tubuh, mulai dari paha, lengan, jari akibat senjata tajam. Silakan rekan-rekan menyimpulkan, apakah perbuatan itu manusiawi atau tidak,” tegasnya.

Sebelumnya, lima anggota Polri gugur akibat insiden kericuhan tersebut dan satu narapidana teroris tewas ditembak. Untuk anggota Polri yang gugur akan diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta.

Hingga 24 pasca kejadian Polri masih melakukan negosiasi dengan para narapidana di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Sementara seorang anggota Polri bernama Bripka Irwan Sarjana masih disandera.

“Kondisi sandera kita masih berharap masih baik-baik saja, kita berharap demikian. Semoga segera kita bisa lakukan negosiasi dengan mereka,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.