Uni Emirat Arab Nyatakan Tidak Intervensi Pilpres AS 2016

Foto Routers
Foto Routers

Washington,Sayangi.com– Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan tidak berusaha intervensi pemilu presiden AS tahun 2016 untuk mendukung Donald Trump.

Menlu UEA Anwar Gargash mengeluarkan bantahan itu dalam sebuah cuitannya di Twitter hari Selasa (22/5/2018). Hal ini menyusul munculnya laporan-laporan yang menyebutkan bahwa Donald Trump Jr. bertemu utusan Saudi dan utusan UEA pada 2016.

Gargash mengatakan, ia perlu menanggapi spekulasi tersebut dan menyatakan bantahannya. Tetapi ia menuturkan, seperti halnya pemerintahan-pemerintahan lainnya yang akrab dengan AS, para pejabat UEA menjalin kontak dengan staf dan penasehat kedua kubu kampanye presiden. Hal ini untuk mengetahui posisi kebijakan luar negeri para kandidat presiden AS.

Pekan lalu suratkabar The New York Times melaporkan , Trump Jr. mengadakan pertemuan yang dihadiri sejumlah perwakilan dari UEA dan Arab Saudi. Seorang utusan UEA dilaporkan telah mengatakan kepada Trump Jr. bahwa para pemimpin negara Teluk ingin membantu ayahnya memenangkan jabatan di Gedung Puutih.

Dilansir dari VOA Kamis (24/5/2018) para pengacara Trump Jr mengatakan, tidak ada hasil dari pertemuan itu. Namun yang masih menurut suratkabar ini, ada kemungkinan menunjukkan bahwa ada negara-negara lain, selain Rusia, yang mungkin berusaha mencampuri pemilu 2016 untuk mendukung Trump.

Jaksa khusus Robert Mueller saat ini masih menyelidiki kemungkinan adanya kolusi antara kubu kampanye Trump dengan Rusia. Para jaksa khusus ini juga tengah mengadakan penyelidikan apakah Presiden Trump berusaha menghambat jalannya penyelidikan tersebut?.