DPR Resmi Sahkan RUU Anti Terorisme Menjadi UU

Sidang Paripurna DPR / Foto: Sayangi.com/fahri

Jakarta, Sayangi.com – DPR RI menggelar Rapar Paripurna dengan agenda pengesahan dan laporan Pansus RUU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/5).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto didampingi Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Utut Adianto.

Dalam pengesahan RUU yang dimulai pukul 10.30 WIB ini, hanya 281 orang Anggota DPR RI yang menghadiri rapat atau setengahnya dari total 560 Anggota DPR RI. Sementara 90 orang Anggota tidak bisa hadir dengan alasan izin dan sisanya yakni sebanyak 189 orang Anggota tidak ada keterangan.

Karena dirasa sudah quorum, maka Agus Hermanto selaku pimpinan rapat langsung menanyakan kepada para peserta paripurna, apakah Laporan Pansus dan Pengesahan terhadap RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme pun dapat disahkan.

“Apakah RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dapat disetujui dan disahkan menjadi UU?,” tanya Agus.

Sontak para peserta Rapat Paripurna pun membalas, “Setuju,” teriak seluruh Anggota DPR RI yang hadir.

Dalam Rapat Paripurna kali ini, pihak pemerintah yang hadir adalah Menkum HAM Yasonna Laoly. Selain itu, hadir juga pimpinan MPR yakni Wakil Ketua MPR RI Mahyudin serta Hidayat Nur Wahid (HNW).

Selain pengesahan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, paripurna kali ini mempunyai agenda lainnya seperti pengesahan perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Kekarantinaan Kesehatan dan RUU tentang perubahan UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.