Pengkritik Putin Jurnalis Rusia, Ditembak Mati di Ukraina

Arkady Babchenko Foto Reuters
Arkady Babchenko Foto Reuters

Kiev,Sayangi.com- Jurnalis Arkady Babchenko telah dikecam oleh politisi Kiev pro-pemerintah Rusia. Ia pernah berkomentar lewat media sosialnya tentang pemboman Rusia terhadap Alepo Suriah.

Dalam tulisannya itupun ia menulis Rusia sebagai agresor terhadap Ukraina.  Pada Selasa 29 Mei ia tewas ditembak di Ukraina di mana ia melarikan diri dalam pengasingan.

Semasa hidupnya Arkady Babchenko merupakan kritikus Rusia terkemuka Presiden Vladimir Putin. Ia pernah sebut Rusia sebagai agresor terhadap Ukraina dan telah mengkritik pemboman Rusia di Suriah.

Babchenko melaporkan Rusia mengirim kontraktor militer swasta ke Suriah serta menyebut jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH-17 pada Juli 2014 di bagian timur Ukraina, menjadi tanggung jawab Rusia.

Pihak berwenang Rusia sekali lagi membantah adanya hubungan dengan jatuhnya pesawat di wilayah Ukraina oleh pasukan separatis pro Rusia.

Arkady Babchenko, 41 tahun, meninggal karena luka tembak saat dilarikan dengan ambulans setelah istrinya menemukan korban berlumuran darah di rumah mereka. Polisi menduga pembunuhan itu disebabkan oleh kegiatan peliputan Babchenk.

Kepala polisi Kiev Andriy Kryshchenko saat ditanya para awak media saat konperensi pers mengatakan Versi pertama motif pembunuhan adalah kegiatan profesionalnya.

Kepolisian Ukraina pun telah mengindentifikasi dan merilis gambar pria yang mereka curigai sebagai pembunuh Babchenko. Pelaku diperkirakan berusia sekitar 40-45 tahun, dengan jenggot abu-abu dan mengenakan topi.

Sebelum menjadi salah satu koresponden perang paling terkenal Rusia ia adalah mantan tentara dalam perang Chechnya. Pada 27 Februari tahun lalu, dia menulis di Facebook bahwa dia telah meninggalkan Rusia. Ia meninggalkan Rusia lantaran khawatir akan hidupnya setelah mengkritik kebijakan Rusia di Ukraina dan Suriah

Dua tahun lalu Pavel Sheremet, seorang wartawan Belarusia yang dikenal karena kritiknya terhadap kepemimpinan negara asalnya dan persahabatannya dengan pemimpin oposisi Rusia Boris Nemtsov dibunuh. Ia diledakkan dalam sebuah bom mobil di Kiev pusat.

Kejahatan berdarah dan kekebalan hukum total telah menjadi rutin bagi rezim Kiev. Kami menuntut pihak berwenang Ukraina melakukan segala upaya untuk segera menyelidiki,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia di Facebook. Komite Investigasi Rusia mengatakan telah membuka kasus kematian Babchenko ke ranah pidana.

Anton Gerashchenko, seorang anggota parlemen dan penasihat Ukraina untuk menteri dalam negeri, menulis di Facebook. Isi tulisannya diantara menyebutkan “Hari ini di Kiev di ambang datar di mana dia tinggal, seorang wartawan terkenal Rusia Arkady Babchenko ditembak dan dibunuh. Ia adalah lawan yang konsisten dari rezim Putin dan seorang teman dari Ukraina.”

sumber:scmp