Bawa Senjata Tajam Saat SOTR, Tiga Pemuda di Menteng Diamankan Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Jajaran Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat dibantu Raimas Shabara Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang pria di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat pada Sabtu (9/6) dini hari. Mereka diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit dan parang, yang disembunyikan di dalam bak mobil dan ditutup terpal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, awalnya pihak kepolisian tengah melakukan patroli skala sedang untuk mengamankan kegiatan Sahur on The Road. Patroli dilakukan di wilayah hukum Polsek Menteng, pada Jumat (8/6).

Kemudian pada Sabtu dini hari, tim mendapatkan laporan dari unit Raimas Polda Metro Jaya, ada sejumlah orang yang membawa mobil Grand Max pick up warna hitam. Mobil yang berada di dekat halte Tosari, Jalan M.H Thamrin ini diduga menyimpan sejumlah senjata tajam.

“Menindaklanjuti laporan, tim langsung merespon dan ikut membantu menangkap para tersangka dan mengamankan barang bukti tersebut,” ujar Argo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/6).

Dari peristiwa tersebut polisi menetapkan tiga tersangka, yaitu Haikal Indra Pratama (18), Rheza Maulana (24), dan Nurul Fadilah (29). Setelah diamankan, tersangka berikut barang bukti dibawa ke komando Polsek Metro Menteng guna penyidikan lebih lanjut.

“Jadi mereka (tersangka) dengan modus SOTR, namun mencari musuh dan menyembunyikan senjata tajam di dalam bak mobil dan ditutupi terpal,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti tiga bilah celurit, satu bilah parang, satu stik golf, dan satu unit mobil pick Daihatsu Grand Max Pick up. Para pelaku terancam dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam.