Pasca Pengeroyokan Anggota, Polri dan TNI Diimbau Untuk Terus Tingkatkan Kerjasama

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Dua anggota Polri bernama Bripda Bimo Yudho Prasetyo dan Bripda Feri Saputra dikeroyok sekelompok orang di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (9/6) dini hari. Diduga pengeroyokan itu dilakukan oleh oknum anggota TNI.

Beredar informasi, bahwa pengeroyokan itu diduga merupakan aksi balas dendam. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya dua personel Kodam Jaya ditusuk oleh anggota Brimob Polri di kawasan Depok, pada Kamis (7/6) lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, hal tersebut murni persoalan pribadi. Tidak ada sangkut paut insiden tersebut dengan institusi, baik Polri maupun TNI.

“Iya itu kan cuma oknum lah ya,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/6).

Bila nantinya terbukti ada keterlibatan oknum Polri ataupun TNI, Setyo mengatakan, semua akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Pasalnya hukum harus ditegakkan, tanpa memandang siapa yang melanggar.

“Nanti pasti kita terapkan hukuman sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya

Lebih jauh Setyo juga mengimbau anggota Polri dan TNI dapat terus meningkatkan kebersamaan. Jangan lagi ada anggapan bahwa Polri dan TNI selalu berjalan berseberangan.

“Saya kira semua sudah menyadari bahwa Polri dan TNI harus kerja sama yang baik. Tapi kalau memang ada oknumnya, ya tanggung jawab mereka sendiri,” katanya.