Minim Penumpukan Kendaraan, Polri Kesulitan Tentukan Puncak Arus Mudik

Ilustrasi: Arus mudik 2018

Jakarta, Sayangi.com – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya kesulitan menentukan puncak arus mudik untuk tahun ini. Pasalnya, tidak terjadi kepadatan ekstrem, yang biasanya menjadi pertanda puncak arus mudik.

“Puncaknya agak susah sekarang ini (diprediksi), karena sudah terurai semua, lancar. Kalau puncaknya itu kan pasti ekstrim, ternyata tidak, ini landai-landai saja, jalan dengan sendirinya.

Awalnya, kata Setyo, akhir pekan kemarin dipresiksi menjadi puncak arus mudik, namun tidak terjadi kepadatan kendaraan. Saat meninjau langsung, Setyo juga tidak menemukan penumpukan kendaraan yang parah.

“Saya dengan Kapolri dan Panglima TNI monitor udara ke arah timur (Jawa) itu sangat lancar. Kalaupun ada yang tersendat sedikit, semuanya jalan, tidak ada yang stuck sampai berjam-jam,” katanya.

Selain infrastruktur yang telah mumpuni, kata Setyo, salah satu faktor yang menjadikan mudik kali ini lancar ialah waktu cuti yang cukup panjang. Sehingga masyarakat lebih bebas untuk menentukan waktu mudiknya.

“Rupanya tanggal 9 dan 10 (Juni) kemarin masih di bawah perkiraan. Jadi masih sangat lancar,” jelasnya.

Untuk menentukan puncak arus mudik tahun ini, lanjut Setyo, pihaknya harus mengumpulkan data. Sehingga nanti akan terlihat di hari apa masyarakat paling banyak mudik ke kampung halamannya

“Nanti kita lihat grafiknya, yang paling tinggi mana, itu yang puncak. Selama ini jalan, kami monitor terus,” pungkasnya.