Arus Mudik Lancar, Kepemimpinan Presiden Jokowi Menuai Pujian

Arus mudik (Ist)

Jakarta, Sayangi.com – Berbagai pujian diberikan atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo karena telah membangun berbagai infrastruktur yang dibutuhkan sehingga membuat arus mudik tahun ini lancar.

Salah satunya dari Mantan anggota DPR Ruhut Sitompul. Ruhut mengatakan, pemudik tahun ini tidak akan merasakan macet berkat insfrastruktur yang dibangun pemerintahan Jokowi.

“Terima kasih TUHAN, “berkat kasihmu sahabat-sahabatku yang mudik lebaran ke kampung halamannya masing-masing tidak macet lagi, mereka benar-benar merasakan hasil kerja infrastruktur Pak Joko Widodo dan kawan-kawan yang kerja, kerja, kerja, keras melayani selama ini dan tugas belum selesai” #2019 Pak JOKOWI 1X Lagi MERDEKA,” tulis Ruhut dalam akun twitternya @ruhutsitompul.

Selain Ruhut, Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial Rustam Ibrahim mengatakan di zaman Jokowi, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik Lebaran.

“Pembangunan infrastruktur adalah visi Presiden @jokowi saya pembantu Presiden dan tugas saya mengimplementasikannya, kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Menteri yang bekerja keras, tapi rendah hati, sama seperti Presiden-nya,” tulis Rustam di Twitter.

Sejak Jokowi memimpin, kata Rustam, banyak infrastruktur baru yang dibangun. Menurut dia masyarakat patut bersyukur.

“Tidak sulit untuk bersyukur. Bahwa dimasa Jokowi kita semua dapat menikmati mudik lebaran, menggunakan bandara-bandara baru, pelabuhan-pelabuhan baru, kereta-kereta bandara baru, jalan-jalan tol yang baru. Bersyukurlah! Tidakkah anda ingin bersyukur?” tulisnya.

“Jalan-jalan tol yang baru itu dibangun Presiden @jokowi untuk seluruh rakyat. Yang ingin ganti Jokowi dan yang ingin tetap Jokowi silahkan nikmati mudik lebaran, bertemu dengan sanak keluarga dan handai taulan. Hanya bersyukurlah kepada Allah bahwa anda dapat menikmatinya dimasa Jokowi,” Rustam menambahkan.

Rustam tidak sepakat dengan penilaian yang menyebutkan ekonomi di pemerintahan periode sekarang merosot.

“Mudik lebaran tahun ini, pemakaian kendaraan pribadi diprediksi naik lebih dari 25 persen. Yang mudik naik pesawat dan kereta api juga meningkat. Jadi ekonomi rakyat mana yang merosot?” kata dia.

“Tahun 2017 BI hanya sediakan uang tunai kepeluan lebaran Rp 167 trilyun. Tahun 2018 disediakan Rp 188.2 trilyun, naik hampir 13%. Bahkan sudah ditukarkan Rp 187.8 trilyun. Masih ada juga yang mengatakan ekonomi rakyat merosot?” Rustam menambahkan.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris mengapresiasi hasil kerja pemerintah.

“Alhamdulillah, menurut laporan berbagai media, arus mudik lebaran 2018 jauh lebih lancar dari tahun-tahun sebelumnya. Apapun kerja positif berbagai unsur pemerintah dalam mewujudkan hal itu tentu patut kita apresiasi. Selamat berbahagia bertemu keluarga di kampung halaman masing-masing,” tulis Syamsuddin.