Pelempar Batu di Tol Pondok Gede Ditangkap, Pelaku Masih Remaja Tanggung

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Seorang pria bernama Saeful Mazazi meninggal dunia, setelah mobil yang dikendarainya dilempar batu, saat melintasi jalan tol Pondok Gede arah Cikampek, pada Selasa (5/6) dini hari. Batu yang kala itu dilemparkan dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO), mengenai kaca depan mobil Cayla yang dikendarainya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, saat ini kasus tersebut masih ditangani Polres Metro Bekasi. Informasi terakhir, polisi berhasil meringkus pelaku pelemparan batu di tol Pondok Gede.

“Kalau yang melempar (batu) di Pondok Gede sudah ditangkap, yang ditangkap anak-anak tanggung, anak muda. Sekarang masih didalami motifnya,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/6).

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, kata Setyo, pihaknya akan memperkuat pengamanan di tiap JPO. Selain itu, Polri juga akan berkoordinasi dengan Jasa Marga agar tiap JPO dipasangi CCTV.

“Artinya kita berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan upaya preventif supaya tidak terjadi lagi. Kita upayakan ini terus menerus dan sepanjang waktu,” katanya.

Setyo juga menuturkan, pemasangan dan monitoring CCTV akan menjadi tugas pihak Jasa Marga. Ketika nanti Jasa Marga melihat ada orang mencurigakan yang berada di atas JPO, maka akan langsung disinformasikan ke polisi.

“Kalau ada orang mencurigakan (yang berada di atas JPO) pasti ditindaklanjuti oleh petugas,” jelasnya.

Polri, sambung Setyo, juga memantau mengenai dimana saja JPO yang rawan tindak kriminalitas. Sehingga patroli rutin dilakukan di sejumlah JPO tersebut.

“Petugas ada yang lakukan patroli, ada yang memang jaga, (JPO yang dinilai rawan) dalam pantauan kita,” kata Setyo.