Tingginya Selebritas Bunuh Diri Bisa Pengaruhi Siswa dan Remaja

Barisan pesohor Hollywood yang tutup usia dengan bunuh diri. Foto TMZ
Barisan pesohor Hollywood yang tutup usia dengan bunuh diri. Foto TMZ

Jakarta,Sayangi.com-Peristiwa bunuh diri yang baru-baru ini dilakukan oleh beberapa selebritas membuat para ahli khawatir bahwa orang-orang muda akan mencontoh tindakan itu.

Dilansir dari VOA news Kamis (14/6) Berdasar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, bunuh diri adalah penyebab kematian kedua antara orang-orang usia 15 hingga 29 tahun di seluruh dunia, dan angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat dalam dasawarsa terakhir.

Para ahli mengatakan mereka frustasi oleh besarnya perhatian yang diberikan kepada selebritas yang bunuh diri, seperti pembawa acara perjalanan di televise, Anthony Bourdain, dan perancang busana, Kate Spade pekan lalu, dan dampaknya pada remaja yang berisiko.

Bunuh diri para tokoh terkenal itu dapat memicu penularan, seperti virus dan dapat mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama. Setelah Robin Williams,komedian dan aktor populer yang bunuh diri pada 2014, para peneliti melihat hampir 10 persen peningkatan angka bunuh diri.

Tidak ada yang tahu pasti mengapa ada dampak penularan itu, papar Dokter Blaise Aguirre, pakar psikiatri yang mendalami suasana hati atau mood dan gangguan kepribadian usia remaja, di RS McLean di luar Kota Boston.

Aguirre mengatakan,mendengar atau membaca tentang bunuh diri “mengaktifkan neuron yang berkorelasi dengan bunuh diri” dan membuat bunuh diri lebih dapat diterima oleh mereka yang berisiko.

Penularan tidak mempengaruhi orang yang tidak berisiko, katanya. Banyak ahli mengatakan, laporan media tentang bunuh diri memperkuat penularan.