Kapolri: Daripada Takbir Keliling Lebih Baik Berzikir dan Beribadah di Rumah Masing-masing

Jakarta, Sayangi.com – Sebagian masyarakat sudah biasa melakukan takbir keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun tidak jarang, takbir keliling justru disalahgunakan dengan melanggar aturan lalu lintas.

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengatakan, lebih baik masyarakat mengisi malam takbiran dengan beribadah. Ia mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan takbir keliling menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Fokus ke malam takbiran, kami berharap masyarakat kalau bisa tak usah takbir keliling. Apalagi kalau naik ke atas atap mobil, itu membahayakan,” ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/6).

Tito memandang, akhir-akhir ini takbir keliling justru banyak disalahgunakan masyarakat, dan jauh dari esensi takbiran itu sendiri. Oleh karena itu, menurut Tito, lebih baik masyarakat berzikir di tempat ibadah sekitar rumah masing-masing.

“Lebih baik isi kegiatan bukan di jalanan, bisa dalam bentuk zikir, beribadah secara berkelompok, dibandingkan hura-hura,” katanya.

Untuk jajaran Polri, Tito mengingatkan untuk tetap siaga mengamankan takbiran dan Idul Fitri. Kapolri juga berterimakasih kepada jajarannya, karena telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Untuk mengamankan malam takbiran, memang risiko, saya ucapkan terima kasih jajaran Polri. Juga personel yang mengamankan tempat-tempat wisata,” kata Tito.