Israel Puji Amerika Serikat Yang Terus Membelanya di PBB

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, berbicara dengan stafnya sebelum sidang DK PBB terkait situasi di Suriah, di New York, AS, Rabu (12/4) /Foto: Reuters

Tel Aviv,Sayangi.com- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pemerintahan Trump dan duta besar AS untuk PBB yang terus mendukung dan membela Israel.

Israel menghargai dukungan kuat dari administrasi Trump pada Israel di PBB dan pernyataan tegas Duta Besar Nikki Haley, yang mengungkap kemunafikan bias terhadap Israel di PBB,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP pada Jumat (15/6).

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadakan pertemuan darurat ke-10 pada hari Rabu (13/6/2018) tentang tanggapan Israel terhadap protes di sepanjang perbatasan dengan Gaza. Majelis itu mengeluarkan resolusi yang mengutuk penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh tentara Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan menyerukan perlindungan internasional mereka.

Resolusi Majelis Umum PBB diadopsi oleh pemungutan suara 120-8, dengan 45 negara abstain. Ini sebagian besar mengikuti resolusi yang disusun Kuwait yang diveto oleh Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB awal bulan ini.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengkritik resolusi itu karena tidak menyebutkan Hamas , kelompok militan yang mengendalikan eksklave Gaza.

“Hari ini PBB membuat keputusan yang secara moral bangkrut bahwa kekerasan Gaza baru-baru ini adalah semua kesalahan Israel. Tidak mengherankan bahwa tidak ada yang menganggap PBB sebagai kekuatan untuk perdamaian Timur Tengah,” ungkap Haley dengan kesal.

Seperti diketahui, Haley menyatakan kekesalan atas disetujuinya resolusi yang berisi desakan kepada Seketaris Jenderal PBB, Antonio Gutters untuk membuat mekanisme perlindungan bagi warga Palestina oleh Majelis Umum PBB

Proposal AS untuk memasukkan kritik Hamas dan penyebutan hak Israel untuk “membela diri” gagal lolos setelah mendapatkan hanya 62 suara.