Kemendagri: Iriawan Bukan Lagi Pejabat di Lingkungan Mabes Polri

M Iriawan (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar, mengaku bahwa memang sebelumnya sempat ada polemik tentang penunjukan Sestama Lemhanas Komjen Pol. M. Iriawan Penjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar). Hal itu dikarenakan Iriawan masih menjabat sebagai pejabat tinggi Mabes Polri yakni menjabat Asisten Operasi Kapolri.

Namun, saat ini Iriawan sudah memenuhi kriteria menjadi Penjabat Gubernur Jabar. Pasalnya, saat ini Iriawan sudah tidak menjabat sebagai apapun di lingkungan Mabes Polri.

“Sekarang Komjen Pol Iriawan sudah tidak menjabat lagi di struktural Mabes Polri. Beliau sekarang di Lemhanas. Beliau adalah pejabat Eselon Satu Sestama Lemhanas atau setara Dirjen atau Sekjen di kementerian,” ungkapnya dalam pesan singkat, Jakarta, Senin (18/6).

Bahtiar pun menjelaskan, Pasal 201 Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada menyebutkan bahwa dalam mengisi kekosongan jabatan Gubernur diangkat Penjabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya.

Sedangkan dalam Pasal 19 ayat (1) huruf b dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) diatur tentang ruang lingkup nomenklatur jabatan pimpinan tinggi madya, dan Sestama Lemhanas termasuk di dalamnya.

Bahtiar pun mencontohkan status Komjen Iriawan sama dengan status Irjen Pol. Carlo Tewu yang diangkat menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Barat. Saat itu, Carlo Tewu tak menjabat di posisi struktural Mabes Polri. Tapi sedang menjabat di Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

“Maka sesuai Keppres, Mendagri melantik sampai pelantikan Gubernur Jabar Terpilih hasil Pilkada Serentak nanti,” katanya.