Puncak Arus Balik Tol Tangerang-Merak Diprediksi Terjadi Akhir Pekan Ini

Ilustrasi: Arus mudik 2018

Jakarta, Sayangi.com – Pengelola Tol Tangerang-Merak memprediksi puncak arus balik yang melintasi ruas tol tersebut terjadi pada H+7 dan H+8, atau pada hari Sabtu dan Minggu (23-24 Juni 2018).

Kepala Divisi Hukum dan Humas PT Marga Mandalasakti Indah Permanasari mengatakan, kepadatan tol Tangerang-Merak bukan hanya berasal dari para pemudik yang berasal dari Sumatera. Akan tetapi, para wisatawan yang kembali dari sejumlah destinasi wisata, seperti Anyer dan Tanjung Lesung juga diduga akan memadati jalan tol tersebut.

“Puncak arus balik diprediksi jatuh pada Sabtu dan Minggu ini. Kami perkirakan puncak arus balik diikuti dengan penyeberangan di Pelabuhan Merak yang terjadi tanggal 23 dan 24 Juni nanti,” ujar Indah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/6).

Menurut Indah, diprediksi peningkatan arus balik tahun ini sekitar 18 persen bila dibanding rata-rata harian normal. Atau terjadi peningkatan sebanyak 165.475 kendaraan.

“Jika dibandingkan dengan Lebaran tahun 2017, prediksi kenaikan jumlah kendaraan itu sebesar 5,67 persen untuk periode yang sama,” jelasnya.

Selain itu, sambung Indah, kendaraan  wisatawan yang berasal dari Pantai Anyer, Tanjung Lesung dan Carita mencapai 51.199 kendaraan. Dalam menghadapi arus balik, pihaknya membuka 89 gardu di 10 gerbang tol yang terdiri dari 7 gardu dua arah dan 5 gardu tandem.

“Komposisinya ada 23 gardu yang terdiri atas 12 gardu masuk, 9 gardu keluar, dan 2 gardu ramp. Semua gerbang tol tersebut menerapkan sistem transaksi non-tunai, menggunakan kartu tol elektronik,” tuturnya.

Lebih jauh Indah menyarankan para pengguna jalan tol memastikan kecukupan saldo kartunya sebelum melewati gerbang tol. Saat puncak arus balik, kendaraan berat yang melewati Tol Tangerang-Merak juga dibatasi.

“Mobil barang juga dibatasi pada Jumat (22/6) pukul 00.00 WIB sampai Minggu (24/6) pukul 24.00 WIB,” tandasnya.