Kepolisian Diraja Malaysia Investigasi Ulang Pembunuhan Altantuya

Altantuya-Shaariibuu yang digosipkan WIL Najib Razak. Foto The Star
Altantuya-Shaariibuu yang digosipkan WIL Najib Razak. Foto The Star

Kuala Lumpur,Sayangi.com- Rontoknya kekuasaan Najib Razak dari kursi perdana menteri Malaysia meninggalkan catatan tentang kematian model cantik asal Mongolia, Altantuya Shaaribu.

Polisi Diraja Malaysia akan melakukan investigasi ulang terkait pembunuhan Altantuya saat pemerintahan Najib Razak. Perempuan muda ini tewas dan tubuhnya diledakkan di sebuah hutan di Mukim Bukit Raja, Klang, pada 2006

Kepala Polisi Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Mohamad Fuzi Harun kepada The Star, Kamis (21/6/2018)menyatakan “Saya dapat mengonfirmasi bahwa kami membuka kembali penyelidikan kes Altantuya. Kami membuka kembali penyelidikan berdasarkan laporan polisi yang lama dan laporan baru yang diajukan di Dang Wangi.Hasil penyelidikan ulang tersebut akan diserahkan kepada Wakil Jaksa Penuntut Umum ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polisi Kuala Lumpur, Wakil Datuk Zainuddin Yaacob, mengonfirmasi bahwa ayah Altantuya, Shaaribuu Setev, mengajukan laporan ke markas polisi distrik Dang Wangi sekitar pukul 12.03 malam hari Rabu (20/6/2018).

Hingga kini motif pembunuhan terhadap Altantuya masih misterius. Wanita malang ini ditemukan tewas dengan tubuh diledakkan di Mukim Bukit Raja, Klang. Prediksi waktu perisitiwa berdarah tersebut antara pukul 22.00 malam pada 19 Oktober 2006 hingga pukul 01.00 pagi pada 20 Oktober 2006.

Pada tahun 2009, mantan anggota Satuan Khusus Polisi setempat Sirul Azhar Umar dan Azilah Hadri dinyatakan bersalah atas pembunuhan Altantuya. Pengadilan Banding membatalkan hukuman mereka pada tahun 2013. Namun, Pengadilan Federal menggugurkan keputusan pengadilan banding.

Tersangka Sirul yang sudah bebas sudah melarikan diri ke Australia. Namun saat ia mendarat di Australi dia ditahan oleh Imigrasi Australia di pusat penahanan di Sydney setelah Interpol mengeluarkan pemberitahuan. Sejak tahun 2015 Sirul telah mendekam di penjara Sydney Australia.