Jelang Pilkada Serentak, Ini Pesan KPU RI untuk Penyelenggara di Bawahnya

Komisioner KPU RI, Hasyim Asy'ari. (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Pilkada serentak tinggal menghitung hari. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari berharap kepada penyelenggara Pilkada di 171 daerah dari KPU Provinsi hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bekerja berdasarkan Undang-undang (UU) dan  berdasarkan kode etik penyelenggara pemilu.

“Kalau bekerja berdasarkan itu, Insya Allah selamat dan aman. Kalaupun ada gugatan, ada pegangan buat kita,” Kata Hasyim saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Yang kedua, lanjut dia, menjaga integritas perilaku para penyelenggara pemilu. Dan yang ketiga, menurutnya, keberhasilan Pilkada bukan hanya keberhasilan penyelenggara, tetapi keberhasilan semua pihak.

“Partai politik yang mencalonkan pasangan calon, peserta Pilkada, tim kampanye atau tim pasangan calon, masyarakat, pemerintah, kepolisian, TNI, dan lembaga-lembaga penegak hokum, semua punya peran,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Hasyim, koordinasi dan sinergi berbagai macam pihak sangat penting.

Dia juga menjelaskan, yang namanya Pemilu ataupun Pilkada itu adalah konflik yang legal untuk mencapai kekuasaan melalui pemilu.

“Oleh karena itu yang namanya Pemilu itu tidak bisa dihindarkan dari konflik. Karena itu, yang kita berharap, sebisa mungkin konflik itu disalurkan lewat surat suara, tidak muncul ke permukaan dalam bentuk kekerasan, itu yang paling penting,” ujarnya.

“Dan dalam pandangan kami, yang namanya kepemimpinannya itu adalah teladan. Jadi, peserta Pilkada ini adalah pemimpin di masyarakatnya, pemimpin bagi followers atau pengikutnya. Sehingga kalau ada apa-apa, kalau ada masyarakat pemilih dan pendukung melakukan kekerasan, harus bertanggung jawab pada pemimpin-pemimpin politik peserta Pilkada ini,” katanya.