Tanggapi Tudingan SBY, Polri: Kalau Ada Anggota Tidak Netral Kami Tindak Tegas

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuding ada sejumlah oknum di Polri, TNI dan BIN yang tidak netral dalam Pilkada serentak 2018. Presiden Republik Indonesia ke-enam ini mengaku mendapat informasi tersebut dari orang disekitarnya, dan ia mengaku memiliki datanya.

Mabes Polri memberi bantahan atas apa yang disangkakan SBY. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol M. Iqbal menegaskan, Polri tetap pada prinsipnya yakni netral dari seluruh kegiatan yang bersifat politik.

“Kalau ada anggota Polri yang tak netral, kami akan tindak tegas,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi, Senin (25/6).

Menurut Iqbal, ada surat perintah Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian yang berisikan Polri harus netral dalam segala bentuk Pemilu. Terutama pada Pemilukada 2018 dan Pemilu legislatif dan Presiden 2019 mendatang.

“Dan Kapolri tidak akan segan-segan untuk menindak anggota yang tak netral,” tegasnya.

Seperti diketahui, tudingan SBY ini menuai sejumlah tanggapan, baik pro maupun kontra. Salah satunya datang dari ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, meminta SBY melaporkan anggota TNI, Polri, dan BIN yang dituduh tidak netral dalam Pilkada serentak 2018 ke Bawaslu.

“Pak SBY harus menunjuk batang hidung siapa oknum yang dimaksud. Kalau benar itu dilakukan, maka mereka telah melanggar undang-undang,” kata Ace.