Kapolri Duga Aksi Teror KKB di Papua Terkait Dengan Pilkada

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi di Papua. Kali ini korbannya ialah pilot Trigana Air, bernama Ahmad Kamil.

Kamil ditembak saat mendarat di Bandara Kenyam, kabupaten Nduga pada Senin (26/6). Akibatnya, Kamil yang saat itu membawa logistik Pemilukada dan personel keamanan mengalami luka.

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengatakan, ini adalah kali kedua teror terhadap pilot di wilayah Nduga. Saat kejadian, personel Brimob yang saat itu ada di pesawat sempat mengejar pelaku.

“Pesawat sudah mendarat, lagi turning dan ditembak dari samping, akibatnya pilotnya tertembak. Sementara 15 penumpang nggak ada yang jadi korban, Brimob juga sempat mengejar pelaku,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6).

Mantan Kapolda Papua ini juga menjelaskan, bahwa KKB ini sering dimanfaatkan suatu pihak untuk membuat teror di sana. Tito menduga, kali ini KKB kemungkinan dimanfaatkan untuk mengacaukan Pilkada di Papua.

“Kita tahu di daerah ini ada kelompok bersenjata, dulu pernah nyandra orang. Jadi kelompok-kelompok senjata ini sering dimanfaatkan, atau juga ikut memanfaatkan situasi Pilkada,” katanya.

Tito juga mengatakan, ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan intimidasi ke masyarakat, untuk memilih pasangan tertentu. Namun, Polri bersama TNI akan bekerja semaksimal mungkin, agar Pilkada di seluruh Indonesia berjalan lancar.

“Kita nggak akan mundur, kita nggak boleh kalah dalam rangka proses demokrasi. Demokrasi harus berjalan tanpa intimidasi,” tegasnya.