Batal Dicabut, Fahri Hamzah Berharap Laporannya Terhadap Sohibul Iman Dilanjutkan

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, saat memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor atas dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Sohibul Iman, Rabu (2/5). (Foto: Sayangi.com/Tri)

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, ada sejumlah alasan mengapa laporannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman sempat dicabut. Hal tersebut dilakukan karena dirinya ingin menjalani ibadah puasa dengan tenang.

“Waktu itu kan memasuki puasa, dan saya juga belum datang untuk di BAP ketika membuat laporan itu ya. Karena itulah kemudian saya membatalkan laporan memasuki bulan puasa,” ujar Fahri di Mapolda Metro Jaya (Selasa 26/6).

Fahri merasa yakin dalam laporan yang dbuatnya ada suatu tindak pidana yang dilakukan Sohibul. Oleh karenanya ia yakin, laporannya akan segera dirampungkan polisi dan dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Dulu mencabut, sekarang saya batalkan pencabutan laporan, perkara ini kembali seperti semula. Saya belum BAP, kemudian BAP, saya katakan saya batalkan (pencabutan laporan),” paparnya.

Di tempat yang sama, kuasa hukum Fahri Hamzah, Slamet mengatakan, niat baik Fahri ini ternyata tidak mendapat respon yang positif dari Sohibul. Ia mengaku menyayangkan niat baik kliennya, yang tidak mendapat respon itu.

Hal ini, kata Slamet, yang menjadi pertimbangan mengapa akhirnya kliennya tidak jadi mencabut laporan terhadap Sohibul.

“Begitu Bang Fahri pas bulan puasa itu memiliki niat baik, tapi tidak mendapat respon yang baik,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Senin (14/5) lalu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mencabut laporan yang dilayangkannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman, atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Pencabutan laporan itu dilayangkan Fahri ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melalui kuasa hukumnya Mujahid A Latief.

Laporan tersebut telah teregistrasi dalam nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus per tanggal 8 Maret 2018.