Polri Buka Hotline Pengaduan Polisi Tak Netral di Pilkada

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol M. Iqbal. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polri menunjukkan keseriuasannya menjaga netralitas anggotanya pada pelaksanaan Pilkada.

Divisi Propam Polri membuka hotline untuk menampung aduan masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Masyarakat dipersilakan mengadu jika menemukan polisi yang tidak netral.

“Sebagai media pengaduan masyarakat apabila menemukan oknum Polri yang tidak netral dalam Pilkada Serentak 2018. Jadi silakan mengadu jika menemukan anggota kami yang sikapnya tidak netral,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Selasa (26/6/2018).

Pengaduan bisa dilakukan dengan cara mengirim surat elektronik atau menelepon nomor yang disiapkan Divisi Propam.

“E-mail bisa dikirim ke alamat divpropam99@gmail.com. Untuk telepon di nomor 021-7218615,” ujar Iqbal.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengingatkan jajaran kepolisian agar menjaga netralitas pada saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada). Tito mengungkapkan, pihaknya pun telah menyiapkan sanksi bagi jajaran kepolisian yang terbukti tidak netral.

Menurut Tito, ia sudah membuat telegram sejak lama terkait netralitas Polri berikut dengan sanksinya. Sanksi yang dimaksud berupa sanksi ringan hingga berat.

“Saya sudah sampaikan telegram berikut sanksi, di antaranya sanksi ringan, teguran, mutasi, sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat),” kata Tito dalam rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Pilkada 2018 di Mabes Polri, Senin (25/6/2018).

Tito menegaskan, apabila ada jajaran Polri yang berpihak kepada salah satu pasangan calon dalam Pilkada, maka ia tak segan-segan akan mengganti oknum tersebut.