Jelang Pencoblosan, Survei JMPS: Paslon Milton-Boyman Masih Paling Unggul di Pilgub Kalbar

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Milton Crosby-Boyman Harun. (Ist)

Jakarta, Sayangi.com – Menjelang hari H pencoblosan pilkada serentak, posisi pasangan Milton Crosby-Boyman Harun masih tetap berada di uturan teratas pada hasil survei sejumlah lembaga. Paslon ini selalu unggul dan menjadi yang paling diinginkan masyarakat untuk menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar).

Hal ini bisa dilihat dari hasil survei yang dilakukan Jaringan Mahasiswa untuk Pilkada Serentak (JMPS) yang dimulai sejak 5 hari jelang pencoblosan.

Koordinator JMPS, Robbi Rosyadi menjelaskan, dari hasil pertanyaan secara terbuka ‘Siapa Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan dipilih pada 27 Juni 2018 nanti jika pemilihan digelar hari ini? Dengan mengunakan simulasi kartu suara yang disodorkan kepada 2.489 warga Kalimantan Barat, 49,7 persen mengaku memilih Milton-Boyman.

“Sementara, sebanyak 23,2 pilihan ke paslon Karolin Margaret-Suryadman Gidot, dan untuk Sutarmidji-Ria Noorsan hanya mendapat suara 17,3 persen dan tidak menjawab sebanyak 9,8 persen,” ujar Robbi, Selasa (26/6).

Ketika ditanyakan apakah sudah mantap terhadap pilihannya saat ini? Warga Kalar lagi-lagi mengaku mantap dan tetap pemilih Milton-Boyman sebanyak 90,7 persen, disusul Karolin Margaret-Suryadman Gidot sebanyak 87,9 persen, sedangkan untuk pemilih Sutarmidji-Ria Noorsan sebanyak 89,9 persen.

“Hasil Polling ini merupakan cara sistematis, ilmiah, dan terpercaya mengumpulkan informasi dari sampel orang yang digunakan untuk menggeneralisasikan pada kelompok atau populasi yang lebih luas dimana sampel itu diambil, sehingga dari hasil Pooling sudah dapat dipastikan, pada tanggal 27 juni Pilkada Kalimantan Barat akan di menangkan oleh pasangan nomor Satu yaitu Milton Cosby -Boyman Harun,” tandasnya.

Untuk diketahui, survei ini mengunakan sistem polling yang dilaksanakan di 12 Kabupaten dan 2 Kota di Kalimantan Barat pada tanggal 21-25 Juni 2018.

Survei ini juga melibatkan 2.449 warga Kalbar yang tersebar secara proposional sesuai dengan presentase jumlah DPT di 12 kabupaten dan 2 kota pada Pilkada Kalimantan Barat.

“Survei ini menggunakan margin of error kurang lebih 1,98 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen,” pungkasnya.