Jelang Pilkada, Polda Sumatera Utara Gelar Apel Guna Cegah Politik Uang

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Medan, Sayangi.com – Jajaran Polda Sumatera Utara bersama Pangdam Bukit Barisan gelar apel persiapan pengamanan Pilkada Sumatera Utara. Apel ini digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (26/6) malam.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw yang hadir langsung dalam apel tersebut mengatakan, salah satu tujuan utama digelarnya apel ialah untuk mengantisipasi politik uang, yang mungkin terjadi jelang pencoblosan, Rabu (27/6) esok.

“Salah satu tujuan apel ini ialah mencegah serangan fajar. Sekaligus kita akan berkeliling sembari menunjukkan kondisi Sumatera Utara aman dan kondusif,” ujar Paulus.

Paulus juga menegaskan Polri akan bersikap netral dalam gelaran Pilkada ini. Bila ada pihal yang menemukan ada anggota Polri yang tidak netral, ia mempersilakan masyarakat untuk melaporkan hal tersebut

“Soal netralitas itu kan ada wasit ya, pengawas ya. Kalau ada pihak yg mengetahui dan melapor, ya laporkan saja,” katanya.

Polri, kata Paulus, juga akan memberi sanksi tegas bila ada anggotanya yang diketahui tidak bersikap netral. Hal tersebut juga telah ditegaskan berulang kali oleh Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian.

“Pasti (akan diberi sanksi bila bersikap tidak netral), sanksinya berat demosi bisa. Kapolri juga bolak balik ingatkan, demosi paling tidak itu,” terangnya.

Polda Sumut juga merasa kehadiran Satgas Nusantara Polri sangat berperan aktif. Karena langkah yang diambil Satgas Nusantara adalah pendekatan humanis ke masyarakat.

“Kita bentuk Satgas Nusantara agar dapat mendekati masyarakat dengan berbagai aktivitasnya. Itu yang ikut memengaruhi, meredam kehangatan politik di Sumut ini,” tukasnya.