Pilkada Lahat Bergejolak, Pasangan Cahaya Dituntut Diskualifikasi Karena Money Politic

Massa mendatangi Panwaslu Lahat mendesak pasangan Cik Ujang-Haryanto (Cahaya) didiskualifikasi.

Lahat, Sayangi.com – Lahat bergejolak. Ribuan massa malam ini mendatangi Panwaslu Kabupaten Lahat menuntut agar Pasangan Calon Nomor Urut 3 Cik Ujang-Haryanto (Cahaya) didiskualifikasi karena ditemukan banyak bukti telah melakukan politik uang secara masif.

Ribuan massa ini berasal dari Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Lahat yang menaruh perhatian lebih terhadap proses politik bersih tanpa money politics.

“Pemilu dan Pilkada merupakan bentuk nyata dari kedaulatan rakyat, maka Pemilu mesti menggunakan kaidah-kaidah yang berdasarkan nilai-nilai kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI) yang memiliki falsafah Pancasila, Undang-Undang Dasar dan aturan-aturan dibawahnya,” kata Koordinator Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Lahat Tolak Politik Uang Rahmad Dani dalam pernyatannya di Lahat, Rabu (27/6/2018) malam.

“Prinsip-prinsip kebangsaan tidak boleh di tabrak oleh siapapun apalagi oleh hanya segelintir orang yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan Pemilu khususnya dengan cara membeli suara (money politic/politik uang),” kata Rahmad.

Untuk itu, ujar Rahmad, pihaknya berharap agar Pilkada Lahat harus bersih dari politik uang, serta mendesak Panwaslu bersama Kepolisian Lahat untuk tegas terhadap calon yang bermain politik uang.

“Mendesak Panwaslu Lahat untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 3 (tiga) Cik Ujang-Haryanto karena telah kedapatan bermain politik uang secara masif,” tandasnya.

Selain itu, ucap Rahmad, pihaknya juga mengajak segenap elemen masyarakat Lahat bersama-sama menyuarakan gerakan melawan politik uang di Pilkada Lahat.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang Panwaslu dan kepolisian terhadap kasus ini, maka kami Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Tolak Politik Uang dari seluruh Indonesia akan melakukan aksi besar-besaran di depan Kantor Panwaslu Lahat dan Bawaslu RI,”.

Menurut hasil hitung cepat yang dilakukan oleh LSI Denny JA hingga pukul 19.40 WIB dengan 95,65% data yang sudah masuk, perolehan suara quick count Cik Ujang-Haryanto mengungguli pasangan lainnya.

Nopran Marjani-Herliansyah: 21,35%
Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah: 5,42%
Cik Ujang-Haryanto: 43,52%
Bursah Zarnubi-Parhan Berza: 22,55%
Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah: 7,16%

Suara Cik Ujang-Haryanto ini melonjak signifikan dibandingkan hasil survei terakhir yang dirilis sejumlah lembaga survei. Perolehan suara Cahaya masih 22 persen atau di posisi di posisi ke-3 dibawah pasangan Bursah Zarnubi-Parhan (42 persen) dan pasangan Nopran Marjani-Herliansyah (24 persen).

Kuat dugaan hasil kenaikan suara Cahaya yang signifikan ini karena money politics secara masif. Indikasinya antara lain adanya kesaksian sejumlah warga yang mengaku diberi uang agar memilih paslon nomor 3, lalu melapor ke Panwaslu. Bahkan ada anggota tim sukses pasangan calon nomor 3 yang mengaku menerima instruksi menyebar uang ke masyarakat dan menyerahkan puluhan amplop berisi uang ke Panwaslu Kabupaten Lahat.