Pernah Diusir Dari Restoran, Jubir Trump Akan Dikawal SS

Sarah Sanders Juru Gedung Putih, Foto Getty Image
Sarah Sanders Juru Gedung Putih, Foto Getty Image

Washington,Sayangi.com- Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders akan mulai menerima kawalan Secret Service (SS) atau pasukan pengawal presiden Amerikat Serikat segera mungkin.Tidak jelas berapa lama perlindungan dari lembaga penegak hukum federal tersebut akan mengawal Sanders.

Pengawalan Sanders  bermula setelah beberapa hari yang lalu ia mendapat tindakan tidak menyenangkan diusir dari restorant kecil di Virginia. Menurut Sanders tindakan restaurant mengusirnya sebagai pelecehan bagi “Gedung Putih” .

Namun pemilik restoran Red Hen Stephanie Wilkinson di Lexington, Kentucky mempunyai pemikiran lain. Kepada awak media minggu lalu Wilkinson mengatakan tindakan tersebut  sebagai protes lantaran ia menilai beberapa kebijakan Trump tidak manusiawi.

Mengutip seorang pejabat penegak hukum,NBC News melaporkan bahwa pengawal keamanan akan disediakan di rumah Sarah Sanders untuk sementara waktu. Saat dikonfirmasi The Independent  juru bicara Secret Service menyatakan bahwa dia tidak dapat mengkonfirmasi atau membantah laporan tersebut.

Setelah peristiwa pengusiran Ayah Sarah Huckabee Sanders, mantan Gubernur Arkansas Mike Huckabee, muncul untuk mengkonfirmasi laporan minggu tersebut. Ia mengatakan kepada Fox News bahwa “tidak menutup kemungkinan insiden restoran berbuntut  pada ancaman lain ”. “Anda harus ingat, dia memiliki tiga anak kecil, dan ada beberapa hal buruk bisa menimpa,” tambahnya.

Selain Sanders, beberapa pejabat administrasi Trump juga telah menjadi sasaran para pemrotes dalam beberapa hari terakhir ini. Tindaka pemrotes berawal saat ketegangan terkait kebijakan pemerintah Trump tentang imigrasi “tanpa toleransi”.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar apartemen penasihat kebijakan Stephen Miller membawa “spanduk tuntutan” pada hari Senin. Para demonstarn juga mengejar Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen keluar dari sebuah restoran dengan mengucapkan “Malu!” Pekan lalu.

Awal bulan Juni lalu,seorang pegawai magang di Capitol Hill meneriakkan “Bapak Presiden, biadab kamu!”saat  presiden Trump memasuki ruang pertemuan dengan para pemimpin partai Republik.

sumber:independent.co.uk