Indonesia Berperan Aktif Rumuskan Strategi Global Tentang Anti-Penyiksaan.

Dr Alice Edward (tengah) Kepala Sekretariat CTI. Foto UN
Dr Alice Edward (tengah) Kepala Sekretariat CTI. Foto UN

Jenewa,Sayangi.com- Delegasi Indonesia bersama dengan delegasi 4 negara merupakan kunci dalam kerja sama Convention against Torture Iniative (CTI).

Konvensi ini diadopsi oleh Sidang Majelis Umum PBB melalui resolusi 39/46 pada 10 Desember 1984 dan mulai berlaku pada 26 Juni 1987. Untuk menghormati konvensi ini setiap 26 Juni kemudian diperingati sebagai “International Day in Support of Torture Victims” atau Hari Internasional untuk Korban Penyiksaan

Keempat negara selain Indonesia adalah Denmark, Chile, Maroko dan Ghana telah berhasil menyusun Strategi Global CTI 2018-2020. Strategi Global CTI tersebut telah diluncurkan pada tanggal 25 Juni 2018 di Kantor PBB di Jenewa. Peluncuran tersebut dihadiri negara-negara PBB serta sejumlah NGO Internasional.

Strategi Global CTI yang baru  diharapkan dapat memandu upaya-upaya yang dilakukan oleh CTI untuk mendorong keterlibatan yang lebih dalam dan lebih luas di tingkat nasional, regional dan internasional dalam mengakhiri praktik-praktik penyiksaan.

Melalui strategi ini diharapkan semua negara akan terus mendorong tercapainya ratifikasi universal United Nation Convention against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (UNCAT).Pendekatan CTI didasarkan pada dialog konstruktif, bantuan teknis dan rasa saling menghormati dan kesetaraan antar Negara.

Dikutip dari Antara Jumat (29/6/2018) menurut Wakil Tetap Indonesia untuk PBB,Dubes Hasan Kleib menyebutkan “Keberhasilan penyusunan Strategi Global ini tidak terlepas dari upaya Indonesia, bersama dengan negara-negara kunci CTI. Indonesia secara aktif telah melakukan berbagai langkah dalam implementasi Konvensi Anti Penyiksaan PBB yang dilakukan baik di tingkat nasional maupun di daerah.

Indonesia merupakan satu satunya wakil dari Asia yang tergabung dalam inisiatif global kelompok inti CTI. Sebagai penggagas CTI, Indonesia juga lebih fokus mendorong proses ratifikasi UNCAT di negara negara kawasan Asia Pasifik.

Saat ini CTI diketuai oleh Kepala Kesekretariatan Dr. Alice Edward dari negara Swiss.

sumber: Antara dan cti2024.org