Demi Cinta Putri Ayako Siap Tanggalkan Gelar Kerajaan Jepang

Puteri Ayako dari Kekaisaran Jepang (paling Kanan). Foto Royal UK
Puteri Ayako dari Kekaisaran Jepang (paling Kanan). Foto Royal UK

Tokyo,Sayangi.com- Setelah Putri Mako mengumumkan akan menikah dengan warga biasa. Ia juga telah menanggalkan status kerajaannya, kini jejaknya diikuti adiknya Putri Ayako menyampaikan rencana menikah dengan warga biasa.

Putri Ayako, merupakan putri dari sepupu Kaisar Akihito. Puteri Ayako direncanakan menikah dengan pacarnya, Kei Moriya pada Oktober 2018. Pasangan ini dijadwalkan bertunangan pada Agustus 2018.

Putri Ayako merupakan lulusan dari Universitas Internasional Josai di Prefektur Chiba dan memperoleh gelar master di 2016. Saat ini bekerja sebagai peneliti di Fakultas Studi Pekerjaan Sosial. Dia dikenal karena minatnya dalam sepakbola, dan pemain ski handal. Dia lahir pada 15 September 1990. Ayahnya meninggal pada November 2002 pada usia 47 tahun lantaran gagal jantung.

Kelak jika ia menggelar pernikahan dengan rakyat biasa otomatis Putri Ayako akan melepas gelar kerajaannya. Hal ini sesuai dengan aturan Kekaisaran Jepang.

Dilansir dari royalcentral.co.uk Jumat (29/6/2018), Moriya bakal suami Ayako disebutkan bekerja untuk perusahaan pelayaran Jepang, NYK Line. Keduanya berkenalan melalui Putri Takamodo, ibu Putri Ayako.

Putri Takamodo mengenal orang tua Moriya dari aktivitasnya di sebuah LSM lokal. Dia memperkenalkan mereka untuk menginspirasi putrinya terkait aktivitas kesejahteraan sosial global. Namun perkenalan keduanya berjalan dan berkembang lebih dari yang diharapkan yang memunculkan benih cinta.

Jika kelak Putri Ayako menikah dengan Moriya, dia akan menjadi putri kedua yang meninggalkan keluarga tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya kakak perempuannya, Putri Noriko, juga meninggalkan keluarga Kekaisaran Jepang setelah menikah dengan orang biasa pada 2014.

Senada dengan sepupunya Putri Mako cucu pertama Kaisar Akihito dari putra keduanya, Pangeran Akishino. juga berencana dengan rakyat biasa. Ia akan menikah dengan Kei Komuro, yang bekerja di bidang hukum.

Awalnya, pernikahan mereka dijadwalkan berlangsung pada November 2018. Namun pernikahan keduanya diundur setidaknya hingga 2020 karena alasan persiapan.

Jika kelak Putri Ayako dan Moriya menikah, keluarga Kekaisaran Jepang tinggal berjumlah 17 orang dimana 12 orang bergender perempuan.Hal ini dikhawatirkan dapat membebani pembagian tugas kerajaan bagi keluarga Kekaisaran Jepang lainnya.

sumber royalcentral.co