Kapal Pengungsi Tenggelam Hampir Seratus Orang Korban Tewas

Ilustrasi kapal tenggelam berpenumpang pengungsi tenggelam di perairan Libya. Foto Huffington Post
Ilustrasi kapal tenggelam berpenumpang pengungsi tenggelam di perairan Libya. Foto Huffington Post

Tripoli, Sayangi.com- Diperkirakan lebih dari 100 orang hilang setelah kapal migran tenggelam di lepas pantai barat Libia. Hal itu berdasar penuturan petugas penjaga pantai Libia pada Jumat (29/6/2018).

Secara terpisah, penjaga pantai juga mengatakan telah mencegat sebanyak 200 pengungsi di dua kapal lain di timur Tripoli.

Dilansir dari reuters Sabtu 30 Juni 2018, selain sekitar 100 orang tewas,petugas penjaga pantai, juga menemukan 3 dalam kondisi tidak bernyawa.

Libia menjadi salah satu tempat utama pintu keberangkatan para pengungsi yang berusaha menyeberang ke Eropa melalui jalur darat. Biasanya para pengungsi menggunakan perahu karet kecil yang disediakan penyelundup. Perahu kecil yang ditumpangi para imigran biasanya rentan bocor atau pecah di tengah laut.

Dengan perahu kecil itulah para pengungsi berharap sampai ke perairan antarbangsa dan bisa dijemput oleh kapal asing.

Saat terjadi perang di Libia pada 2014, jumlah migrasi terus mengalami lonjakan dan sebanyak 650.000 migran telah melintasi Mediterania Tengah sejak saat itu.

Pada tahun lalu Rute dari Libia melalui Mediterania ke Italia dan negara Uni Eropa menarik hampir 120.000 orang . Tetapi lalu lintas melambat sejak Juli kemarin saat jaringan penyelundupan di pantai laut Tengah Libia ditekan oleh toritas Italia.

Sepanjang tahun ini, lebih dari 11.400 kedatangan pengungsi dari Libia yang telah terdaftar oleh Kementerian Dalam Negeri Italia, atau sekitar 80% lebih sedikit daripada periode yang sama pada 2016 dan 2017.

Sebelumnya, sebuah perahu yang berisi sejumlah pengungsi dan migran juga tenggelam di lepas pantai Tunisia pada awal Juni yang menewaskan 112 penumpang.

Sebelumnya pada bulam Februari lalu sekitar 90 orang imigran tewas tenggelam setelah kapal yang ditumpanginya karam di lepas pantai barat Libia.