Kapolri: Satu dari Dua Anggota Polri yang Hilang di Papua Ditemukan Gugur

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo).

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengatakan, salah satu dari dua anggota Polri yang hilang saat mengawal surat suara di distrik Torere, Papua sudah berhasil ditemukan. Namun saat ditemukan, Brigadir Sinton Kabarek sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara, kata Tito, satu anggota Polri dan seorang pendeta masih dinyatakan hilang. Saat terjadi penembakan di speedboat, ketiganya melompat ke sungai.

“Kemudian yang lain melompat, baik dua anggota polisi maupun pendetanya melompat beserta senjatanya. Sedangkan perahu satunya lagi merapat ke seberangnya, mengambil posisi untuk melakukan perlawanan,” ujar Tito di kawasan TMP Kalibata, Senin (2/7).

Jenazah Brigadir Sinton, kata Tito, ditemukan di aliran sungai yang cukup jauh dari lokasi kejadian. Untuk yang bersangkutan akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa, karena gugur saat menjalankan tugas.

“Saya berikan kenaikan pangkat luar biasa kepada yang bersangkutan, termasuk kepada yang satu lagi belum ketemu, juga pendeta mudah-mudahan selamat. Saya sudah peringatkan Kapolda untuk berikan atensi keluarganya, disamping tentunya kita berikan hak-haknya dari Mabes Polri,” paparnya.

Ditengah hari jadi Bhayangkara ke-72, Tito mengaku berduka karena kejadian tersebut. Namun Tito bangga, karena anggotanya gugur saat menjalankan suatu tugas yang mulia.

“Jadi ditengah 1 Juli ini kita berbahagia dengan perayaan ke-72. Tapi di sisi lain kita merasa berduka atas gugurnya anggota kita dalam tugas mulia, yaitu mengamankan proses demokrasi, pengamanan kotak suara,” kata Tito.

Seperti diketahui, Kelompok Kriminal  Bersenjata (KKB) melakukan penghadangan dan penembakan terhadap rombongan pengamanan Pilkada, usai pemungutan suara selesai dilakukan, di kampung Torere, Distrik Torere, Puncak Jaya, Papua, Rabu (27/6) lalu.

Akibat penyerangan tersebut, dua polisi hilang, masing-masing atas nama Brigadir Sinton serta anggota Binmas Polres Puncak Jaya Ipda Jesayas H Nusi.