Tiongkok Ciptakan Senapan AK-47 Ala Star Wars Untuk Militernya

Senapan ZKZM-500. Foto SCMP
Senapan ZKZM-500. Foto SCMP

Beijing,Sayangi.com- Negara China telah mengembangkan senjata laser jinjing persis dalam film Star Wars. Menurut salah satu peniliti yang terlibat dalam prosesnya senapan ini diklaim dapat membakar target dari jarak hampir 1 km.

Dilansir South China Morning Post, Selasa (7/3) senapan serbu laser tersebut diberi kode ZKZM-500. Senapan ini oleh pemerintah China digolongkan sebagai “senjata tidak mematikan”.

Sifat dari laser senapan serbu ini dianggap tidak dapat meledakkan objek sasaran, melainkan hanya membakarnya.Meski demikian, penggolongan ini diragukan sejumlah pihak. Pasalnya ZKZM-500 dapat membakar pakaian dari jarak 800 meter dalam sekelebat mata.

Maknanya, jika durasi terpaan laser dibikin lebih lama atau kekuatan lasernya diperbesar maka sinar laser akan membakar sasaran manusia dalam sekejab bukan sekedar klaim.

Berjenis senapan serbu seperti AK-47, senjata tersebut menghasilkan peluru gelombang energi yang tak kasatmata. Tetapi jenis senapan namun mampu menembus dinding penghalang dan menyebabkan proses karbonisasi instan pada kulit dan jaringan tubuh manusia.

Senjata ala senapan film Star Wars ini dikembangkan oleh The Xian Institute of Optics and Precision Mechanics di Provinsi Shaanxi. Senapan ala Star Wars ini sudah diuji coba Institut Optik dan Mekanika Presisi Xian di Akademi Sains China, Provinsi Shaanxi.

Senapan ZKZM-500 mempunyai kaliber 15 mm dan berbobot 3 kg. Senapan ini hampir menyerupai senapan serbu legendaris bikinan Rusia AK-47.

Tak heran banyak pihak menjuluki senapan ini sebagai “AK-47 Laser”. Senapan ini memiliki keunggulan jarak tempat sekitar 800 meter. Senapan ini bisa dipasangkan pada berbagai kendaraan tempur.

Senapan ZKZM-500 tersebut akan menggunakan sumber daya dari baterai lithium yang dapat dicas seperti halnya ponsel. Dalam kondisi terisi penuh, ZKZM-500 dapat melepaskan hingga 1.000 tembakan laser. Pabrikan senapan ZKZM-500 hanya akan menjual kepada kepolisian dan militer China saja.