Meski JK Nyapres, Golkar Tetap Dukung Jokowi Dua Periode

presiden Jokowi saat menghadiri acara Golkar. (Ist)

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar Ibnu Munzir mengatakan, pencalonan politisi senior Golkar Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden untuk dipasangkan dengan Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hanya sekedar wacana. Pasalnya, tak ada satupun kader Golkar yang mendukung JK mencalonkan kembali di Pilpres 2019.

Partai Golkar, kata Ibnu Munzir, telah solid mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden karena telah diputuskan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar beberapa waktu lalu.

“Gak ada sama sekali (dukungan ke JK). Kita tetap satu, apapun yang diputuskan oleh partai, itu yang diikuti,” kata Ibnu Munzir di Kantor DPP Golkar, Selasa (3/7).

Dia mengungkapkan, hingga saat ini, Golkar mengusulkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi di pilpres 2019.

Sementara terkait pertemuan JK dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurutnya hal itu wajar saja. Sebab, keduanya adalah mantan presiden dan wakil presiden dalam periode yang sama.

“Mantan wapresnya ketemu, SBY itu kan sebagai mantan presidennya dan kemudian silaturahmi kan lebaran kemarin,” pungkasnya.

Diketahui, Opsi JK-AHY ini menggaung setelah Partai Demokrat berencana membentuk koalisi kerakyatan pada pemilihan presiden 2019.

Isu itu semakin menguat setelah ada pertemuan antara Jusuf Kalla dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/6) malam.

Kabarnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sendiri hari ini akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla membahas isu pencalonan JK-AHY tersebut.

“Enggak tahu di mana, tapi mereka sudah berjanjian bertemu pada Selasa,” ujar Ibnu.