Bukan Luka Tembak, Ini Penyebab Gugurnya Brigadir Sinton di Papua

Jenazah Brigpol Sinton Kabarek Korban Penyerangan OPM Dievakuasi ke Jayapura Papua.

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengatakan, dirinya telah mengetahui penyebab gugurnya anggota Polres Puncak Jaya, Brigpol Sinton. Kendati mengalami luka tembak di kaki, namun gugurnya Sinton karena penyebab lain.

“Untuk satu orang anggota kita yang brigadir ini kena luka tembak di kaki. Itu diketahui dari hasil autopsi,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/7).

Dikatakan Tito, jenazah Sinton ditemukan di tepi Sungai Mamberamo. Setelah dilakukan autopsi, diketahui penyebab meninggalnya Sinton karena lumpur yang menutupi saluran pernapasannya.

“Banyak ditemukan lumpur di saluran pernafasan. Sehingga meninggalnya itu karena buntunya saluran pernafasan,” jelasnya.

Rencananya, kata Tito, Sinton akan dikebumikan di Papua pada hari ini. Upacara pemakaman Sinton akan dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar.

“Rencananya (Sinton) akan dikuburkan di tempat yang dekat dengan keluarga dan pemakaman akan dipimpin Pak Boy,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengatakan, salah satu dari dua anggota Polri yang hilang saat mengawal surat suara di distrik Torere, Papua sudah berhasil ditemukan. Namun saat ditemukan, Brigadir Sinton Kabarek sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara, kata Tito, satu anggota Polri dan seorang pendeta masih dinyatakan hilang. Saat terjadi penembakan di speedboat, ketiganya melompat ke sungai.

“Kemudian yang lain melompat, baik dua anggota polisi maupun pendetanya melompat beserta senjatanya. Sedangkan perahu satunya lagi merapat ke seberangnya, mengambil posisi untuk melakukan perlawanan,” ujar Tito di kawasan TMP Kalibata, Senin (2/7).