Partai Demokrat Dukung PKPU Larangan Mantan Napi Jadi Caleg

Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsudin. (Foto: Syangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Partai Demokrat mendukung ditetapkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 tahun 2018 yang salah satu poinnya mengatur mengenai larangan terhadap mantan napi koruptor untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2019.

“Kami dalam posisi mendukung ide KPU ini. Saya juga berharap partai-partai lain mendukung aturan KPU ini,” kata Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).

Dia menerangkan, pihaknya akan coba meyakinkan partai-partai lain untuk mendukung PKPU tersebut.

“Kami tidak pernah setuju mantan koruptor, apalagi koruptor besar ikut pemilu. Karena mereka akan menggunakan kemampuan finansial mereka untuk duduk di situ. Begitu juga mantan napi narkoba dan kejahatan seksual, apalagi teroris,” ujarnya.

Menurutnya, bangsa ini tidak kekurangan orang baik untuk duduk sebagai anggota legislatif sehingga harus mencalonkan mantan napi koruptor.

“Karena sebenarnya kita tidak kekurangan orang. Masih banyak orang baik dari berbagai latar belakang seperti akademisi, intelektual, wartawan dan lainnya. Bukan koruptor, bandar narkoba dan pelaku kejahatan seksual,” katanya.