Kapolri Instruksikan Tiap Polda Gelar Operasi Guna Tekan Tindak Kejahatan Jalanan

Kapolri Tito Karnavian

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh Polda, untuk melakukan operasi kejahatan jalanan. Operasi tersebut dipusatkan di tempat-tempat rawan tindak kejahatan jalanan, seperti stasiun, terminal, bandara dan pelabuhan.

Nantinya, kata Tito, akan dilakukan analisis dan evaluasi terhadap tiap Polda dan Polres oleh Asisten Bidang Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol Dede Juhara. Selain itu, Asops juga akan membuat rencana operasi, yang menjadi acuan dari tiap Polda untuk melakukan operasi tersebut.

Sebelum gelaran Asian Games, Tito berharap, operasi tindak kejahatan jalanan ini sudah berjalan di sejumlah wilayah. Utamanya, wilayah yang menjadi tempat diselenggarakannya Asian Games.

“Saat ini kita fokus di empat wilayah, DKI Jakarta, Sumsel, Jabar dan Banten. Kapoldanya saya sudah perintahkan untuk melakukan operasi mandiri kewilayahan, analisis dan evaluasi dilakukan oleh Mabes Polri,” ujar Tito di PTIK, Jakarta, Rabu (4/7).

Selain empat Polda tersebut, Kapolri juga menginstruksikan Polda lain dapat melakukan operasi serupa di wilayahnya. Tiap minggunya akan dilakukan analisis dan evaluasi, terkait berapa kasus yang dapat diungkap dan berapa yang tidak.

“Ini akan menjadi patokan untuk reward and punishment. Terutama conditioning, cipta kondisi untuk Asian Games,” katanya.

Selain kejahatan jalanan, Tito juga menginstruksikan, agar tiap Polda melakukan operasi terkaut terorisme. Sampai saat ini sudah 138 orang ditangkap dan 17 diantaranya tewas tertembak.

“Tapi saya sudah perintahkan penegakan hukum menggunakan Undang-undang (UU) baru. Karena sudah ada UU baru, UU nomor 5 tahun 2018, tentang terorisme,” pungkasnya.