Larang Mantan Napi Koruptor Nyaleg, Bamsoet: KPU Jangan Mengejar Citra Saja

Ketua MP RI Bambang Soesatyo. (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) jangan hanya mengejar citra saja dalam membuat peraturan. Hal itu disampaikan pria yang karib disapa Bamsoet itu menanggapi penerbitan PKPU 20/2018 yang berisi tentang larangan mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg).

Menurutnya, jika peraturan KPU (PKPU) dibuat sebatas mencari citra bahwa KPU pro pada pemberantasan korupsi, maka hal itu akan menjadi preseden buruk di kemudian hari.

”Kalau demi pencitraan lalu memaksakan kehendak akan menjadi preseden buruk,” ujar Bamsoet di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/7).

Bamsoet menegaskan, semangat memberantas korupsi memang bagus. Tetapi, jangan sampai semangat itu justru menghasilkan aturan yang bertabrakan dengan aturan di atasnya.

“Saya setuju itu dihindari (mantan napi korupsi jadi caleg), tapi ada UU bahwa tidak boleh ada yang melanggar hak konstitusional,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, bahwa PKPU 20/2018 itu jelas tidak sejalan dengan UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

“Dan ini membuka peluang orang yang berkeberatan. Kalau diuji materi ini pasti menang,” pungkasnya.