Tiga Hari Operasi Cipkon di Wilayah Polda Metro, 387 Orang Diamankan, Dua Tewas Ditembak

Polda Metro Jaya amankan 387 orang dalam Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan pada 3-5 Juli 2018. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya mulai melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dari Selasa (3/7), hingga Kamis (5/7) sebanyak 387 orang berhasil diamankan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari 387 orang yang diamankan, 73 orang diantaranya ditetapkan tersangka dan ditahan, sementara 314 lainnya dibina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya telah melaksanakan Operasi Cipta Kondisi. Sasaran operasi ini ialah curas dan curat yang didalamnya ada begal, jambret dan curanmor.

“Ini telah dimulai dari tgl 3 Juli dan berakhir di tanggal 3 Agustus 2018. Jadi dari 3 sampai 5 Juli 2017 ini sudah kita lakukan penangkapan-penangkapan, yang ada Polres jajaran dan Polda juga,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/7).

Dari tersangka yang berjumlah 73 ini, sambung Argo, ada 27 yang dilakukan tindakan keras dan terukur. Mereka ditembak di kakinya, karena melawan petugas pada saat melakukan penangkapan.

“Kemudian ada dua orang yang kita lakukan tindakan tegas dan terukur di Polres Jakarta Barat, yang sudah dirilis di Jakarta Barat,” tuturnya.

Secara keseluruhan, kata Argo, ada sebanyak 16 tim yang dikerahkan dalam operasi ini. Dari 16 tim tersebut, 13 tim berasal dari Polres dan tiga tim berasal dari Polda Metro Jaya.

“Kemudian dari kegiatan tiga hari ini ada 69 kasus, kemudian kita bisa amankan 387 orang. Setelah kita lakukan penyidikan, ternyata ada 73 orang dilakukan penahanan karena melakukan tindak pidana,” jelasnya.

Operasi ini difokuskan pada sejumlah tindak pidana jalanan seperti begal, jambret dan penodongan. Untuk yang sempat diamankan namun tidak terbukti melakukan tindak pidana, hanya akan dilakukan pembinaan.

“Sementara barang bukti yang berhasil diamankan ada sepeda motor, senjata tajam, golok, senpi rakitan dan lainnya,” kata Argo.