Dave Laksono Tegaskan Partai Berkarya Bukan Golkar

Politisi Partai Golkar, Dave Laksono. (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Partai Berkarya pimpinan Tommy Soeharto adalah pecahan dari Partai Golkar seperti partai lainnya, dan bukanlah partai berlambang pohon beringin itu.

Begitu disampaikan Politisi Partai Golkar Dave Laksono menanggapi pernyataan Tommy Soeharto yang mengatakan bahwa Partai Berkarya merupakan Golkar yang asli.

“Ya tidak bisa begitu. Dia kan keluar dari Golkar dan mendirikan partai baru, itu sama saja dengan partai lain yang juga merupakan pecahan dari Golkar,” kata Dave di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Dave menegaskan, Golkar yang asli itu ya  Partai Golkar itu sendiri. Karenanya, jika ada yang mengklaim sebagai Golkar asli, itu merupakan pernyataan yang tidak benar.

“Jika Berkarya menilai mereka Golkar yang asli ya tidak bisa. Berkarya tetap Berkarya. Tidak bisa disamakan begitu saja,” tegasnya.

Selain itu, ia menyebut klaim putra Presiden kedua Soeharto itu tidak akan berpengaruh pada perolehan suara Golkar di Pemilu 2019 mendatang.

“Saya yakin itu tidak akan ada dampak apapun terhadap partai Golkar,” ucap Dave.

Pasalnya, lanjut Dave, pada hakekatnya Golkar saat ini adalah partai masa depan yang memperjuangkan kepentingan rakyat, dan bukan mengiming-imingi dengan kekuasaan masa lalu seperti yang dilakukan oleh Partai Berkarya.

“Tidak menjual ide-ide ataupun tidak menjual iming-iming masa lampau yang sudah lewat akan tetapi menjual kepastian masa depan. Itulah Partai Golkar sesungguhnya,” ungkapnya.

“Berkarya kan tidak, mereka lebih menjual impian masa lalu. Kita kan beda, kita lebih memilih bergabung bersama-sama dalam mengawasi kinerja pemerintahan dari tingkat pusat hingga tingkat daerah. Bukan menjual impian masa lalu, tapi menjual impian masa depan,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam acara Mata Najwa bertajuk ‘Siapa Rindu Soeharto?’ yang tayang pada pada Rabu (11/8/2018) malam di salah satu stasiun televisi swasta, Najwa Shihab bertanya ke Tommy Soeharto soal logo pohon beringin Partai Berkarya yang mirip dengan logo Golkar.

“Kalau diperhatikan, logo Partai Berkarya itu mirip-mirip logo Partai Golkar?” kata Najwa.

Menanggapi pertanyaan Najwa, Tommy menyatakan, Partai Berkarya yang ia dirikan merupakan Partai Golkar yang asli. “Saya kira bukan mirip Partai Golkar. Ini (Partai Berkarya) memang Golkar yang asli. Terlahir di Partai Berkarya,” kata Tommy.

Apa yang disampaikan Tommy membuat Najwa kembali bertanya “Jadi (Golkar) yang sekarang palsu?.”

Mendapat pertanyaan demikian, Tommy menjelaskan, jika Partai Golkar saat ini menyimpang dari semangat Golkar yang asli, yakni soal keberpihakan kepada rakyat.

“Yang sekarang menyimpang dari semangat Golkar yang aslinya. Semangat itu berupa keberpihakan kepada rakyat. Setiap pembangunan itu harusnya berpihak kepada rakyat. Kebanyakan rakyat yang miskin sekarang ini mestinya lebih diperhatikan,” ungkapnya.

“Jiwa semangat kami (Partai Berkarya) adalah jiwa semangat Golkar yang sesuai dengan saat didirikan. Beringin ini bukan karena hak prerogatifnya Golkar. Tapi memang karena sila Pancasila ketiga yang kita junjung tinggi di sini. Selain itu, ada rantai di sini yang menunjukkan bahwa kita mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” jelas Tommy.