Uni Eropa Bakal Jatuhkan Denda ke Google Sebesar 5 Miliar U$

Margrethe Vestager Komisi Persaingan Uni Eropa.Foto Zero Hedge
Margrethe Vestager Komisi Persaingan Uni Eropa.Foto Zero Hedge

Brussel,Sayangi.com- Uni Eropa ketok palu mengenakan denda besar pada Google karena monopoli sistem telepon seluler Android-nya. Putusan itu dapat semakin menimbulkan ketegangan antara para pengambil keputusan di Brussel dan Washington.

Setelah penyelidikan tiga tahun, Rabu (18/07) Uni Eropa menjatuhkan denda 5 miliar U$ pada Google karena melanggar aturan persaingan blok itu dengan sistem operasi Android-nya.

Perusahaan Google dituduh menyalahgunakan posisi dominannya di pasar lewat koneksi dengan pembuat ponsel seperti Samsung (Korea Selatan) dan Huawei (Cina), sehingga menghalangi saingan dan menghambat persaingan.Perusahaan Google diberi tenggang waktu 90 hari untuk mengakhiri praktik tersebut atau terancam dijatuhkan lebih banyak denda.

Dilansir dari DW Kamis (19/7) Komisi Eropa telah lama mengeluhkan bahwa Google mengharuskan produsen untuk menginstal mesin pencari dan browser Google Chrome di ponsel dan mengatur Google Search sebagai default, sebagai syarat pemberian lisensi beberapa aplikasi Google seperti Google Play.

“Hari ini Komisi telah memutuskan untuk memberikan Google denda sebesar € 4,34 miliar  atau setara U$ 5 miliar karena melanggar peraturan antimonopoli Uni Eropa,” ujar Komisaris Persaingan UE Margrethe Vestager pada konferensi pers di Brussel.

“Google telah terlibat dalam praktik ilegal untuk memperkuat posisi pasarnya yang dominan dalam pencarian internet.Menurut aturan Uni Eropa, Google dapat didenda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan perusahaan induk Alphabet, yang mencapai US$ 110,9 miliar pada tahun 2017.