Termasuk Sejarah Perjuangan Bangsa, Oso Ajak HMI Ikut Perkuat Ketahanan Nasional

Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang saat menghadiri acara yang diselenggarakan Badko HMI Kalimantan Barat di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Jumat (20/7).

Pontianak, Sayangi.com – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengatakan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena dalam sejarah HMI telah terbukti berperan mempertahankan NKRI.

“Sejarah tidak bisa dibuang. Sejarah tidak bisa dilupakan,” kata politisi yang karib disapa Oso ini kepada mahasiswa yang tergabung dalam Badko HMI Kalimantan Barat di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Jumat (20/7)

Oso mengaku, dirinya memiliki hubungan baik dengan HMI sejak tahun 1965. Oleh karena itu, Oso hadir memenuhi undangan dan mengajak HMI ikut berperan memperkuat ketahanan nasional.

“Saya ingin mengajak kita semua, terutama HMI, untuk ikut memperkuat ketahanan nasional. Saat ini adalah masa generasi kalian, masa depan ada di pundak kalian,” jelasnya.

Untuk menjaga keutuhan NKRI, kata Oso, HMI dapat mencontoh cara yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, ketika hijrah dari Mekkah ke Madinah. Kala itu, Nabi mengumpulkan para kepala suku dan berbagai kelompok, termasuk dari nasrani dan Yahudi.

“Nabi membangun Madinah, yang menjadi pemimpin adalah Nabi Muhammad. Cara ini bisa kita ikuti (untuk menjaga keutuhan NKRI),” katanya.

Menurut Oso, untuk menjaga NKRI perlu komunikasi dengan semua pihak. Sehingga ketulusan untuk menjaga NKRI dapat tumbuh di tiap pribadi masing-masing anak bangsa.

Oleh karena itu, sambung Oso, sebagai pemuda HMI harus menggunakan waktu dengan efisien. Karena kedepannya, nasib bangsa berada di tangan para generasi muda.

“Nasib bangsa ini ada di tangan kalian. Banyak tokoh muda, termasuk dari Kalbar, yang merebut posisi di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.