Mahasiswa Indonesia Di Universitas Erasmus Alami Perkosaan

Erasmus Universitas.Foto Instragram
Erasmus Universitas.Foto Instragram

Amsterdam,Sayangi.com- Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan, Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Den Haag, Belanda telah mendampingi seorang warga negara Indonesia (WNI). KBRI mendampingi menjadi korban penyerangan di Negeri Kincir Angin itu.

Media setempat melaporkan bahwa WNI ini adalah siswa pertukaran pelajar di Universitas Erasmus. Saat ini WNI tersebut telah berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sejak tadi malam Tim Perlindungan WNI KBRI Den Haag sudah dilokasi,” tulis Kemlu RI dalam sebuah pernyataan yang diterima media pada Senin malam (23/7).

Menurut laporan kepolisian setempat, seperti dikutip dari sejumlah media di Belanda, WNI tersebut diserang saat memarkir sepedanya di dekat rumahnya pada akhir pekan lalu. Polisi Belanda menyatakan, selain diserang, mahasiswi pertukaran mahasiswa ini juga turut menjadi korban pemerkosaan.

Kemlu RI dalam releasenya menyatakan, atas permintaan keluarga maka identitas WNI tersebut dirahasiakan. Kemlu kemudian memastikan bahwa KBRI Den Haag akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswi Indonesia tersebut.

KBRI akan terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Keluarga meminta untuk diberikan privasi dalam kasus ini. Sesuai SOP Kemlu kami harus menjaga identitas korban,” ungkapnya.

Pihak kepolisian setempat dilaporkan telah menangkap pelaku penyerangan. Mereka juga menggelar penyelidikan di lokasi penyerangan. Selain itu, polisi juga menyelidiki rute perjalanan WNI tersebut dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya di Herman Bavinckstraat.