Putin Undang Trump Melawat Moskow

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto LATE
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto LATE

Johannesburg,Sayangi.com- Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melawat ke Moskow. Pemimpin Rusia itu menyampaikan undangannya untuk Trump saat konferensi pers di Johannesburg, Afrika Selatan,hari Jumat (27/7)waktu setempat.

Keberadaan Presiden Putin di Afrika Selatan untuk menghadiri pertemuan puncak negara-negara BRICS. Kepada awak media Putin mengatakan pertemuan lain dengan Trump masih dalam agenda.

Sebelumnya Putin dan Trump telah melakukan pertemuan di Helinski, Finlandia, pada 16 Juli 2018 lalu. Pertemuan keduanya memicu kegaduhan di Washington. Ini lantaran pada pertemuan tersebut Trump tidak menyalahkan Putin terkait tuduhan Rusia ikut campur pemilu AS 2016.

Pasca KTT Helsinki, Trump dikritik di negaranya karena gagal untuk secara terbuka melawan Putin atas tuduhan Moskow ikut campur pemilu AS 2016. Sikap Trump itu bertentangan dengan badan intelijennya sendiri yang menyimpulkan Moskow terlibat intervensi pemilu AS.

Terkait pertemuan kami, saya mengerti betul apa yang dikatakan Presiden Trump. Dia memiliki keinginan untuk mengadakan pertemuan lebih lanjut. Saya siap untuk itu. Kami perlu kondisi yang sesuai, untuk diciptakan, termasuk di negara kami,” ujar Putin dalam konferensi pers tersebut.

Kami siap untuk pertemuan seperti itu. Kami siap untuk mengundang Presiden Trump ke Moskow. Jadilah tamuku. Dia memiliki undangan seperti itu, saya mengatakan ini untuknya,” papar Putin.

Putin tidak mengatakan bagaimana Trump bereaksi terhadap undangan untuk melakukan perjalanan ke Moskow. Terakhir kali Trump berada di ibu kota Rusia itu pada 2013, untuk menghadiri kontes kecantikan Miss Universe.

Senada dengan undangannya, Presiden yang juga mantan mata-mata Moskow juga menyambut baik udangan Trump yang mengharapkannya datang ke Washington.”Saya siap untuk pergi ke Washington. Saya ulangi sekali lagi, jika kondisi kerja yang tepat diciptakan,” katanya.

Putin juga mengomentari serangan verbal para politisi AS terhadap Trump terkait pertemuan dengan dirinya di Helinksi beberapa hari lalu. Ia menyebutkan,meskipun sulit,dalam kasus khusus ini, kesulitan terkait dengan situasi politik internal di AS. Kehidupan terus berjalan dan kontak kami terus berlanjut,” kata Putin.

sumber: reuters