Kapolri dan Panglima TNI Gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Asian Games 2018

Kapolri dan Panglima TNI menggelar rapat koordinasi pengamanan Asian Games.

Jakarta, Sayangi.com- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan rapat koordinasi di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ) membahas pengamanan Asian Games 2018.

Dalam rapat itu, hadir pula Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasito, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Joni Supriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyatakan ada empat risiko pengamanan selama penyelenggaraan Asian Games 2018. Risiko tersebut antara lain terorisme, kejahatan jalanan, kebakaran hutan, dan kemacetan lalu lintas. Adapun, risiko kejahatan jalanan yang dimaksud adalah antara lain copet, begal, dan jambret.
Terkait kejahatan tersebut, Polri telah melakukan penangkapan terhadap ribuan pelaku. Penangkapan secara intensif dilakukan selama sebulan terakhir.

“Kejahatan konvensional menjadi atensi kami juga. Ini sudah kami lakukan selama sebulan terakhir, Operasi Cipta Kondisi,” kata Tito dalam rapat koordinasi pengamanan Asian Games 2018 di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Tito menjelaskan, sudah dilakukan penangkapan terhadap sekitar 2.000 orang pelaku kejahatan jalanan. Selain itu, lebih dari 700 orang pun telah ditahan.

Untuk pelaku begal, Tito mengaku pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berasal dari kelompok-kelompok begal. Tito menegaskan, polisi tak segan menembak pelaku yang melawan saat ditangkap petugas.

“Saya sudah perintahkan, kalau lawan, tembak. Kalau melawan, jangan ragu, tembak saja,” kata Tito.

Pengamanan dan penangkapan terhadap para pelaku kejahatan jalanan semacam itu, imbuh Tito, dilakukan oleh Polri bekerja sama dengan TNI. Ia mengungkapkan, TNI membantu dengan mengerahkan personel di Komando Daerah Militer (Kodam).

“Prinsipnya adalah kami optimistis, insya Allah, Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Selatan aman,” kata Tito.

Dalam Asian Games 2018 nanti, sebanyak 11.429 atlet dari 45 negara akan berkompetisi pada 462 pertandingan. Pemerintah juga telah menghitung para atlet akan didampingi 5.000 official.

Lalu, jumlah penonton selama 16 hari pelaksanaan Asian Games diperkirakan mencapai 2 juta orang, 11.567 relawan, 7000 media, dan 200 ribu wisatawan mancanegara. Sehingga, totalnya diperkirakan mencapai 2,23 juta.