Pakistan Tolak Tudingan Dana IMF Bakal Dipakai Bayar Utang ke China

Abdullah Haroon Menteri Luar Negeri Sementara Pakistan. Foto Khyber News
Abdullah Haroon Menteri Luar Negeri Sementara Pakistan. Foto Khyber News

Islamabad,Sayangi.com- Otoritas Pakistan memberi tanggapan pada Rabu (1/8) di tengah kekhawatiran AS tentang dana talangan IMF. AS khawatir bahwa dana talangan IMF yang mungkin diambil oleh pemerintah baru Pakistan, akan digunakan untuk membayar pinjaman dari China.

Pejabat Pakistan menyatakan bahwa menghubungkan kedua hal itu antara dana IMF dan pinjaman China adalah “salah total”. Abdullah Hussain Haroon, menteri luar negeri sementara Pakistan mengatakan, pemerintah baru yang akan dipimpin oleh Imran Khan, harus memutuskan apakah akan melobby Dana Moneter Internasional (IMF). Lobby tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran akan krisis neraca pembayaran.

Namun, Menlu sementara ini juga menyebut komentar Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo “tidak pantas. Seperti diberitakan pada awal pekan ini Pompeo menyuarakan keprihatinan mengenai kemungkinan dana talangan IMF ke Islamabad digunakan untuk membayar utang kepada China.

Pompeo mengatakan dalam wawancara dengan jaringan televisi CNBC bahwa pemerintah Amerika akan bekerja sama dengan pemerintah Pakistan pimpinan Imran Khan. Tapi, dia mengatakan dana talangan yang mungkin diberikan oleh IMF tidak boleh digunakan untuk membayar utang kepada China.

Dikutip dari VOA news (2/8/2018) para Analis memperkirakan saat ini Islamabad kekurangan cadangan devisa. Negara yang baru memilih PM barunya pada minggu lalu  juga tengah mendevaluasi mata uangnya dalam upaya mengatasi defisit perdagangan.

Saat Islamabad tengah kekurangan cadangan devisa, negara ini perlu segera mencari bantuan dari negara sahabat. Ataupun berhutang ke IMF yang harus dibayar dalam tempo lima tahun.