Dua Kapal Perang Rusia Dikuntit Kapal HMS Diamond di Selat Inggris

Kapal perang kerajaan Inggris HMS Diamond membuntuti kapal perang Rusia yang melintasi perairan Inggris. Foto Telegraf
Kapal perang kerajaan Inggris HMS Diamond membuntuti kapal perang Rusia yang melintasi perairan Inggris. Foto Telegraf

London,Sayangi.com- Kapal perang milik Kerajaan Inggris menguntit dua kapal perang Rusia yang melintasi Selat Inggris. Dilaporkan sepenjang tahun ini kapal perang Moskow sudah dua kali melintasi kawasan tersebut.

Kerajaan Inggris menyebutkan kapal perang HMS Diamond dikirim dari Dover saat kapal perang Severomorsk dan Marshal Ustinov milik Moskow melintas. Kejadian tersebut berlangsung pada hari Selasa 7 Agustus 2018.

Komandan Kapal HMS Diamond, Ben Keith,mengatakan “Ini adalah kegiatan rutin untuk AL Kerajaan dan kedua kalinya kapal negara saya telah melakukan tugas pengawalan seperti musim panas ini.

Penguntitan kapal perang Moskow dilakukan oleh Angkatan Laut Inggris hingga kapal Moskow meninggalkan teritorial Inggris. Kedua kapal itu dilaporkan sudah meninggalkan perairan Inggris tanpa insiden berbahaya.

Pada bulan Januari, kapal fregat HMS Westminster Inggris dikirim untuk memantau empat kapal Rusia saat melintasi perairan Inggris. Empat kapal Moskow tersebut adalah Soobrazitelny, Boiky, Paradoks dan Kola. Saat itu diyakini 4 kapal perang Kremlin tersebut kembali dari operasinya di Timur Tengah.

Dilansir dari Reuters Kamis (9/8) laporan media Rusia, menyebutkan kapal perang Severomorsk dan Marshal Ustinov baru saja menyelesaikan latihan rutin di Laut Baltik. Kapal perang tersebut berpartisipasi dengan Armada Baltik, Armada Utara, dan Armada Laut Hitam, sebelum akhirnya ikut serta dalam parade Hari Angkatan Laut Rusia pada 29 Juli lalu.

Kehadiran kapal militer Moskow di dekat wilayah Inggris selalu diwaspadai, terutama sejak kedua negara bersitegang. Perseteruan London dan Moskow pernah memanas terkait dugaan serangan racun Novichok terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia Skripal, di Salisbury Inggris beberapa bulan lalu.