Sebut Nabi Muhammad Sesat dan Maulid Peringatan Kesesatan, Evie Effendi Dipolisikan Mahasiswa

Evie Effendi

Jakarta, Sayangi.com – Evie Effendie dilaporkan oleh seorang mahasiswa bernama Hasan Malawi ke Polda Jawa Barat. Hasan meaporkan Evie atas dugaan pelanggaran UU ITE karena ceramahnya yang viral di media sosial.

Laporan tersebut diposting dalam akun twitter @HusinShihab, 10 Agustus lalu. Dalam cuitannya, @HusinShihab menyebut, Evie Effendi dilaporkan agar umat Islam tak bertikai karena ceramahnya tersebut.

“Evie Effendi dilaporkan per hari ini oleh mahasiswa Hasan Malawi di Bandung. Kita sepakat ya, orang sesat menyesatkan harus dilaporkan supaya antar umat beragama tidak saling ribut satu sama lain. Karena Islam dan agama yang lain mengajarkan kedamaian bagi penganutnya,” tulis @HusinShihab.

Untuk diketahui, ceramah Evie Effendie yang menuai kritikan itu bermula saat dia menjelaskan isi surat Ad-Duha ayat 7. Saat itu dia menafsirkan Nabi Muhammad SAW pernah sesat sebelum menjadi Rasulullah.

Evie Effendie dalam ceramahnya mengatakan, setiap orang itu sesat pada awalnya, termasuk Nabi Muhammad SAW. Maka, kata dia, kalau ada orang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, maka sama saja memperingati kesesatan Nabi Muhammad sendiri.

Banyak pihak yang merasa keberatan dan mengkritik isi ceramah tersebut. Sejumlah kalangan mengungkapkan, isi ceramah itu dapat menyesatkan umat, karena tafsirannya tidak berdasarkan kaidah, dan terkesan subjektif. Bahkan, Evie Effendi dianggap telah melakukan penistaan agama. Evie Effendi sendiri sudah meminta maaf atas ceramahnya tersebut.