Polisi Amankan 20 Ribu Butir Happy Five Kelas I Senilai Miliaran Rupiah

Polisi Amankan 20 Ribu Butir Happy Five Kelas I Senilai Miliaran Rupiah. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis happy five. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan dua orang berinisial S dan H alias Item.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander mengatakan, awalnya pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat. Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan pengintaian di kawasan Jalan Ahmad Yani, Tangerang.

Pada Sabtu (25/8), tersangka S melintas di kawasan tersebut dengan berkamuflase menggunakan jaket ojek online. Saat itu, korban membawa satu dus yang diduga kuat berisi narkoba.

“Ketika kita melihat yang bersangkutan, tim menangkap dia di tempat. Awalnya yang bersangkutan tidak mengaku sebagai kurir narkotik, namun setelah kami memaparkan sejumlah bukti, dia tidak bisa mengelak,” ujar Dony di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/8).

Dari pengakuan S, lanjut Dony, ia disuruh tersangka E untuk mengambil paket narkoba di kawasan Cibodas, Tangerang. Narkoba tersebut rencananya akan diambil tersangka H alias Item, yang merupakan orang suruhan E.

“Kami menyuruh S menelepon E dan mengatakan bahwa paket sudah diambil. Setelah itu, E menghubungi H untuk mengambil paket tersebut,” jelasnya.

Setelah berhasil mengamankan H, polisi kembali mengembangkan penyelidikan ke rumah E, di kawasan Palem, Cengkareng. Namun sayangnya, E sudah keburu melarikan diri.

“Kita gerebek rumah tersangka E, namun yang bersangkutan sudah kabur. Setelah itu kita buka kotak yang dibawa S dan kita dapati paket berisi 20 ribu pil Happy Five,” tutur Dony.

Lebih jauh Dony menjelaskan, bahwa barang haram tersebut dikirim dari Taiwan melalui jasa ekspedisi. Diketahui narkoba yang dimiliki para tersangka merupakan pil Happy Five kelas I.

“Yang bersangkutan biasanya menjual pil Happy Five ini seharga Rp300 ribu sampai Rp400 perbutirnya. Kenapa cukup mahal, karena barang ini merupakan barang kelas I,” pungkasnya.